Berita Klungkung

LESU, Penjualan Minyak Tandusan, Padahal Harga Bahan Baku Murah

Namun saat ini penjualan minyak tandusan lesu, padahal harga kelapa sebagai bahan baku sedang murah.

Tribun Bali/ Eka Mita
Namun saat ini penjualan minyak tandusan lesu, padahal harga kelapa sebagai bahan baku sedang murah. Seorang pembuat minyak tandusan di Desa Sulang, Ni Nyoman Mirig, mengungkapkan, saat ini harga kelapa yang merupakan bahan baku utama minyak tandusan sedang murah. Bila harga kelapa pada dua bulan lalu mencapai harga tinggi, yakni berkisar Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per butir. Namun saat ini, harganya sudah berkisar Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per butir. 

TRIBUN-BALI.COM -  Desa Sulang, di Kecamatan Dawan, Klungkung, dikenal dengan produk UMKM minyak kelapa yang diolah secara tradisional, atau dikenal dengan minyak tandusan.

Namun saat ini penjualan minyak tandusan lesu, padahal harga kelapa sebagai bahan baku sedang murah.

Seorang pembuat minyak tandusan di Desa Sulang, Ni Nyoman Mirig, mengungkapkan, saat ini harga kelapa yang merupakan bahan baku utama minyak tandusan sedang murah.

Bila harga kelapa pada dua bulan lalu mencapai harga tinggi, yakni berkisar Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per butir.

Namun saat ini, harganya sudah berkisar Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per butir.

Baca juga: 1055 Pelaku UMKM di Klungkung Diusulkan Terima BLT, Pelaku UMKM: Harus Adil dan Merata

Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik Hampir 2 Kali Lipat dari HET di Denpasar, Sekar Buat Minyak Tandusan

Namun saat ini penjualan minyak tandusan lesu, padahal harga kelapa sebagai bahan baku sedang murah.

Seorang pembuat minyak tandusan di Desa Sulang, Ni Nyoman Mirig, mengungkapkan, saat ini harga kelapa yang merupakan bahan baku utama minyak tandusan sedang murah.

Bila harga kelapa pada dua bulan lalu mencapai harga tinggi, yakni berkisar Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per butir.

Namun saat ini, harganya sudah berkisar Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per butir.
Namun saat ini penjualan minyak tandusan lesu, padahal harga kelapa sebagai bahan baku sedang murah. Seorang pembuat minyak tandusan di Desa Sulang, Ni Nyoman Mirig, mengungkapkan, saat ini harga kelapa yang merupakan bahan baku utama minyak tandusan sedang murah. Bila harga kelapa pada dua bulan lalu mencapai harga tinggi, yakni berkisar Rp7 ribu sampai Rp10 ribu per butir. Namun saat ini, harganya sudah berkisar Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per butir. (Tribun Bali/ Eka Mita)

"Kalau kelapa datangnya sedikit (pasokan), pasti harganya mahal," ujar Mirig.

Namun harga bahan baku minyak tandusan yang murah, justru tidak diikuti denga peningkatan penjualan.

Saat harga bahan baku murah, produksi dan keuntungan seharusnya bisa digenjot.

Namun kenyataan, penjualan kini justru agak lesu.

Sehingga produsen tidak dapat mengambil keuntungan dari murahnya harga bahan baku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved