Berita Denpasar

Pacific Asia Travel Association Diharapkan Dapat Membantu Promosi dan Pulihkan Pariwisata Bali

Pacific Asia Travel Association (PATA) diharapkan dapat membantu promosi dan mendukung pemulihan pariwisata Bali.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi suasana Pantai Kuta, Badung 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Pacific Asia Travel Association (PATA) diharapkan dapat membantu promosi dan mendukung pemulihan pariwisata Bali.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace).

Ia mengatakan asosiasi perjalanan Asia Pasifik di Bali bisa bersama-sama dengan pemerintah dan asosiasi lainnnya dapat membangun Bali sesuai arah kebijakan pemerintah terbaru.

“Tidak hanya sekadar meningkatkan kualitas jumlah kunjungan wisatawan namun juga menjaga Bali dari kerusakan sumber daya yang dimiliki.

Kita harapkan PATA Bali bisa tampil di sana,” jelasnya pada, Sabtu 24 September 2022.

Terkait dukungan promosi, Cok Ace mengatakan memang tidak bisa terlepas keterlibatan untuk membantu promosi pariwisata.

Namun tidak dipungkiri, kondisi dunia usaha saat ini masih dalam kondisi menata internal, hotel banyak belum bisa digunakan.

Oleh karena itu bagaimana memanfaatkan media lain seperti media online, maupun dititipkan di kementerian agar promosi dapat berjalan dan sembari industri juga bisa menyiapkan usahanya untuk memanfaatkan media digital.

Harapannya dapat mengharmonikan digitalisasi dengan menjaga adat dan bidaya Bali.

“Digitalsiasi merupakan alat (buikan sebagai bahan pertunjukan) sangat mendukung banyak hal. Kreativitas dengan didukung digitalisasi missal dari sisi lighting,” tambahnya.

Ketua PATA Bali dan NT Chapters, Ida Bagus Gede Sidharta Putra menyampaikan dengan melanjutkan pertemuan PATA setelah jeda dua tahun segera dapat berkolaborasi dengan Bali Tourism Board (BTB) mengembangkan, mempertahankan dan mengembalikan pariwisata Bali.

“Seperti diharapkan Wakil Gubernur Bali di mana ikut menjaga alam, manusia dan budayanya, selain promosi dan traning, edukasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Seperti diketahui PATA sebagai lembaga berbadan hukum non-profit dan non-polotical serta bersifat suka rela guna mengembangkan, mempromosikan dan memfasilitasi industri travel di area Pacific.

Asosiasi perjalanan Asia Pasifik bertindak sebagai katalisator pengembangan industri pariwisata di pacific dan Asia yang bertanggung dengan cara pengembangan dan promosi industri pariwisata di asia pacific, penyediaan data kekinian, konferensi dan seminar, training, menerapkan pelaksanaan yang etis, riset bidang pemasaran dan lainnya.

Selanjutnya pada pascapandemi ini saat industri pariwisata di Bali mulai menggeliat maka PATA Bali dan NT telah menyusun rencana kegiatan guna membangun pariwisata Bali yang tangguh. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved