Berita Jembrana

Seorang Pria Nekat Ceburkan Diri ke Laut, Berontak Saat Hendak Diajak Berobat ke Jawa

Seorang warga diduga nekat menceburkan dirinya dari atas kapal laut di perairan Gilimanuk-Ketapang, Sabtu 24 September 2022.

Ist/Polsek Gilimanuk
Suasana saat evakuasi pria berinisial S di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Sabtu 24 September 2022. Pria tersebut nekat menceburkan diri ke laut karena menolak diajak berobat. 

DISCLAIMER

Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Seorang warga diduga nekat menceburkan dirinya dari atas kapal laut di perairan Gilimanuk-Ketapang, Sabtu 24 September 2022.

Pria berinisial S ini disebutkan nekat melompat saat kapal sudah bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk atau sekitar 300 meter dari Dermaga LCM.

Penyebabnya karena ia menolak untuk diajak berobat ke Jawa.

Beruntungnya, saat ia tercebur berhasil diselamatkan oleh nelayan yang sedang melaut. 


Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WITA.

Baca juga: 32 Ekor Sapi Dipotong karena PMK Dapat Ganti Rugi di Jembrana, Per Ekor Dikompensasi Rp10 Juta

Sebelum kejadian tersebut, pria tersebut bersama keluarga hendak berobat ke Bayuwangi.

Namun, setelah naik kapal dan bertolak sekitar 300 meter ia justru memberontak dan sempat dipegang oleh keluarganya.

Sayangnya, ia justru terlepas dan terjatuh dari atas kapal dan sempat terseret arus.

Beruntungnya, nelayan yang kebetulan melintas langsung bergegas menyelamatkannya. 


Setelah diselamatkan, pria yang tinggal di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk tersebut dibawa ke Puskesmas II Melaya untuk mendapat penanganan medis.

Saat ini pria yang disebutkan mengidap penyakit depresi ini masih ditangani oleh Tim Medis Puskesmas II dan kondisi Korban sudah sadarkan diri serta membaik. Hanya saja masih menunggu observasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved