RUMOR TERKINI: Presiden China Xi Jinping Ditahan, Dikudeta Militer Sendiri, 9 Ribu Penerbangan Batal

RUMOR TERKINI: Presiden China Xi Jinping Ditahan, Dikudeta Militer Sendiri, 9 Ribu Penerbangan Batal

SCMP / XINHUA via KOMPAS.COM
Presiden China Xi Jinping saat melakukan inspeksi pasukan sebelum digelarnya parade perayaan 70 tahun Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, di Qingdao, Provinsi Shandong, Selasa (23/4/2019). 

 

TRIBUN-BALI.COM - Kabar terbaru datang dari China, sang presiden Xi Jinping kabarnya dikudeta oleh kekuatan militernya sendiri.

Hingga saat ini keberadaan Xi Jinping masih misterius, dia dikabarkan telah ditahan pada tahanan khusus.

Menyusul rumor tersebut, selama tiga hari terakhir, lebih dari 9.000 penerbangan di seluruh daratan China dibatalkan hingga memicu pertanyaan dari pengamat.

Bersamaan dengan hal tersebut, layanan bus dan kereta api di sekitar Beijing juga ditangguhkan.

Baca juga: Perjalanan Karir Xi Jinping, Presiden China yang Dikabarkan Tengah Dikudeta dan Jadi Tahanan Rumah

Spekulasi mengenai kudeta menguat dengan kemunculan video yang menunjukkan barisan kendaraan militer sepanjang 80 km mengarah ke Beijing.

Namun, rekaman itu belum dapat diverifikasi.

Keberadaan Xi Jinping Dipertanyakan

Menyusul hal ini, keberadaan Presiden  China Xi Jinping menjadi pertanyaan sejumlah pihak.

Dilansir Asia Markets, Presiden Xi terakhir terlihat di publik saat berada di Samarkand, Uzbekistan, untuk menghadiri KTT Kepala Negara Organisasi Kerjasama Shanghai. 

Kementerian Luar Negeri China sebelumnya membagikan foto Xi saat mendarat di bandara Samarkand pada 14 September 2022 lalu.

Adapun KTT berakhir pada 16 September 2022.

Beberapa hari kemudian, banyak pengamat China dikejutkan dengan ketidakhadiran Xi di Seminar Pertahanan Nasional dan Reformasi Militer China.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Dirumorkan Dikudeta dan Jadi Tahanan Rumah, PLA Disebut Mulai Bergerak

Bersamaan dengan itu, nama Jenderal Tentara Pembebasan Rakyat  China, Li Qiaoming, mulai mencuat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved