Berita Bangli

Hari Pertama Pasar Hewan Kayuambua Kembali Dibuka, Satgas PMK Bangli Siagakan Tiga Petugas Vaksin

Hari Pertama Pasar Hewan Kayuambua Kembali Dibuka. Satgas PMK Bangli Siagakan Tiga Petugas Vaksin.

TB/Istimewa
Humas Satgas PMK Bangli, I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Bangli kini tengah melakukan persiapan pembukaan kembali Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut.

Seusai rencana, Pasar Hewan Kayuambua akan beroperasi kembali pada hari Selasa 27 Septemebr 2022.

Humas Satgas Penanganan PMK Bangli, I Wayan Dirgayusa mengungkapkan, berdasarkan surat dari sekda provinsi Bali yang ditandatangani 23 September 2022 tentang pembukaan kembali pasar hewan, mengutip dari poin 1-3 pembukaan pasar hewan diserahkan pada Satgas Kabupaten.

"Informasi yang kita terima dari dinas PKP, bahwa pelaksanaan pembukaan akan dilaksakan sesuai jadwal pasaran Pasar Hewan yang sudah berjalan. Kalau hitung-hitungannya besok," ujarnya Senin (26/9/2022).

Dirgayusa mengatakan, sejak ditemukan penyakit PMK, Pasar Hewan Kayuambua sudah disterilisasi dengan penyemprotan desinfektan secara rutin. Sedangkan persiapan untuk pembukaan kembali pasca lockdown dua bulan, pihaknya akan menyiapkan tenaga vaksinasi sebanyak tiga orang. "Nantinya tenaga vaksinasi ini juga bertugas untuk melakukan screening terhadap kondisi kesehatan hewan yang akan dipasarkan di Pasar Hewan Kayuambua," ucapnya.

Mengenai pelaksanaan vaksinasi PMK di Bangli, Dirgayusa menyebut capaiannya saat ini sudah 50.586 dosis, atau 70 persen dari jumlah desa di Bangli. Sasaran vaksinasi ini sesuai dengan pengembangan vaksinasi dari desa terdampak, dengan radius 3 kilometer, 10 kilometer, hingga kebijakan desa-desa yang memiliki jumlah ternak dengan populasi terbanyak. "Jumlah 50.586 ini meliputi Sapi, Babi dan Kambing," ungkapnya.

Sedangkan disinggung ketersediaan vaksin, Dirgayusa mengatakan masih aman. Sebab sesuai data, jumlah vaksin yang masuk ke Bangli totalnya sebanyak 56 ribu, sedangkan yang sudah terpakai sebanyak 50.586. Sehingga masih ada sisa sebanyak 5 ribu lebih.

"Jadi sesuai dengan periode pengiriman, penggunaan, dan target, jumlah vaksin yang tersedia sampai dengan lima hari kedepan masih aman. Karena target vaksinasi per hari 1000 ekor. Sedangkan pengiriman vaksin ke masing-masing daerah 2000 per hari," sebutnya. (mer)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved