Berita Denpasar

Distan Denpasar Berikan 100 Ekor Bibit Kucit Pada Peternak, Sasar Dua Kelompok

Bantuan bibit babi atau kucit pada tahun 2022 ini kembali diberikan kepada peternak oleh Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
Foto Dinas Pertanian
Penyerahan bibit babi kepada kelompok Seba Sari, Buaji, Sesetan, Denpasar Selatan beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bantuan bibit babi atau kucit pada tahun 2022 ini kembali diberikan kepada peternak oleh Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar.

Adapun jumlah bibit yang diberikan kepada peternak adalah 100 ekor.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AAG Bayu Brahmasta mengatakan bibit ini diberikan kepada dua kelompok ternak yang ada di Kota Denpasar.

“Tahun ini kami berikan 100 ekor bantuan bibit babi kepada peternak. Ada dua kelompok yang dapat,” kata Bayu Brahmasta saat diwawancarai Rabu, 28 September 2022.

Penyerahan bibit babi kepada kelompok Seba Sari, Buaji, Sesetan, Denpasar Selatan beberapa waktu lalu
Penyerahan bibit babi kepada kelompok Seba Sari, Buaji, Sesetan, Denpasar Selatan beberapa waktu lalu (Foto Dinas Pertanian)

Adapun kedua kelompok ternak tersebut yakni Kelompok Seba Sari, Buaji, Sesetan, Denpasar Selatan dan Kelompok Mesari, Kelurahan Penatih Denpasar Timur.

Untuk Kelompok Seba Sari mendapatkan bibit 70 ekor, sedangkan Kelompok Mesari mendapat 30 ekor bibit.

Masing-masing anggota mendapatkan bantuan 1 ekor betina dan 1 ekor jantan.

“Di tengah kondisi pemulihan ekonomi karena dampak pandemi Covid-19, bibit babi ini diharapkan dapat dikembangbiakkan yang nantinya mampu membantu perekonomian warga Kota,” katanya.

Selain bantuan bibit babi, petani juga mendapat bantuan berupa pupuk dan benih padi serta bibit bawang merah.

“Untuk pupuk jenis NPK dan organik tahun 2022 ini kami berikan bantuan 75,5 ton,” kata Brahmasta.

Sementara itu, untuk benih padi tahun 2022 ini, pihaknya memberikan bantuan untuk 500 ha.

“Kami juga melakukan perluasan pengembangan bawang merah dengan luas 4 hektar, sebelumnya sudah 10 hektar, serta perluasan komoditas horti sayur-sayuran seluas 17 hektar,” katanya.

Ia mengatakan, untuk pengembangan bawang merah ini dilaksanakan saat musim kemarau.

Untuk tahun 2022 ini, pihaknya juga mengembangkan padi organik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved