MotoGP

Tinggal Tersisa 4 Seri Balapan Lagi, Gelar Juara MotoGP 2022 Masih Terus Di Dominasi 3 Rider Ini

Usai MotoGP Jepang, kini mereka dan rider lainnya juga bersiap menyambut MotoGP Thailand, MotoGP Australia, MotoGP Malaysia, dan MotoGP Valencia, Span

Toshifumi KITAMURA / AFP
Pembalap tim Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dari Italia mengendarai sepeda motornya selama sesi latihan MotoGP di Grand Prix Jepang di sirkuit Twin Ring Motegi di Motegi, prefektur Tochigi pada 24 September 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARKabar MotoGP hari ini, masih tersisa empat seri balapan lagi untuk mencari tahu siapa rider yang juara di musim ini.

Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha dan Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo terus saling kejar mengejar poin dari beberapa seri yang tersisa.

Usai MotoGP Jepang, kini mereka dan rider lainnya juga bersiap menyambut MotoGP Thailand, MotoGP Australia, MotoGP Malaysia, dan MotoGP Valencia, Spanyol.

Baca juga: Usai MotoGP Jepang, Para Rider Fokus di MotoGP Thailand Pekan Ini

Hasil balapan untuk tiga pembalap teratas akan sangat menentukan di empat seri tersisa pada MotoGP 2022.

Mereka Fabio Quartararo dari tim Monster Energy Yamaha, Francesco Bagnaia dari tim Ducati Lenovo, dan Aleix Espargaro dari tim Aprilia Racing yang terus menempel keduanya, Aleix hanya terpaut 25 poin.

Ducati paling berambisi untuk kembali membawa pulang takhta juara ke Borgo Panigale, Italia setelah 15 tahun lamanya.

Pembalap Aprilia Spanyol Aleix Espargaro yang berada di posisi ketiga membalap di akhir Moto Grand Prix GP Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 18 September 2022.
Pembalap Aprilia Spanyol Aleix Espargaro yang berada di posisi ketiga membalap di akhir Moto Grand Prix GP Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 18 September 2022. (Pau BARRENA / AFP)

Disebut memiliki motor yang paling mumpuni di MotoGP saat ini, Ducati belum bisa meraih gelar dari pembalapnya sejak diperoleh Casey Stoner pada 2007 silam.

Kini, Bagnaia yang menjadi ujung tombak Ducati merebut kejayaan yang tertinggal 18 poin  dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.

Gagal menyelesaikan balapan di Motegi pada akhir pekan lalu membuat gap dengan Quartararo kembali melebar.

 

Terlebih Bagnaia belum mendapat bantuan permainan tim alias team order.

Meski begitu Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mulai memikirkan untuk gelar juara.

Kendati Ciabatti masih ragu-ragu ketika ditanya rencana timnya pada MotoGP Thailand 2022.

Baca juga: MotoGP Indonesia Musim Depan Berlangsung di Bulan Oktober, Kazakhstan Promosi Musim Depan

“Saatnya untuk mulai memikirkan tentang gelar pembalap,” kata Ciabatti dikutip BolaSport.com dari Corsedimoto.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved