Berita Badung

Angkasa Pura Siapkan Sembilan Bandara Selain Bali untuk Parkir Pesawat Kepresidenan saat KTT G20

Angkasa Pura Siapkan Sembilan Bandara Selain Bali Untuk Parkir Pesawat Kepresidenan Pada KTT G20 

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Pelaksanaan skenario delegasi disandera dalam latihan PKD ke-107 Bandara Ngurah Rai sebagai uji kemampuan dan kesigapan menghadapi KTT G20.(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin) 


Dan dari pemerintah menyarankan melakukan buka tutup operasional Bandara Ngurah Rai saat KTT G20 tetapi itu belum final masih dalam pembahasan bersama.

Baca juga: Dilimpahkan ke Kejagung, Putri Candrawathi Masih Hirup Udara Segar? Ini Jawaban Jaksa Agung


"Kita masih dalam tahap pembahasan terkait skenario apa yang akan kita lakukan. Jadi skenario buka tutup itu salah satu skenario yang nanti akan lakukan tapi kami terus melakukan konsolidasi dengan semua pihak untuk pengaturan itu. Masih belum final (skenario buka tutup operasional Bandara) karena jadwal penerbangan pesawat VVIP itu belum fix, kita bisa memfinalisasi kalau ada kepastian terkait jadwal untuk penerbangan VVIP dari negara-negara yang datang untuk G20," jelas Faik Fahmi.


Disinggung bagaimana kesiapan Angkasa Pura I untuk KTT G20 pihaknya mengaku sangat siap karena secara teknis skenario sudah disiapkan mulai dari peningkatan kapasitas terminal VVIP, beautifikasi Bandara kita percantik, layanan lainnya kita perbaiki semuanya.


"Secara umum infrastruktur kita siap, secara teknis kita terus berbenah, skenario sudah kita siapkan tinggal nanti kita mendapatkan kepastian jadwal pesawat VVIP agar segera bisa kita finalisasi," tegasnya.


Dan untuk menguji kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali jelang pelaksanaan KTT G20 di Bali pada pertengahan bulan November mendatang, Angkasa Pura I melakukan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke-107 tahun 2022.


Dalam latihan PKD tersebut, fungsi koordinasi, komunikasi, komando, dan sinkronisasi antar unit dan instansi komunitas bandara akan diuji. 


Selain untuk menguji personel, latihan PKD juga merupakan upaya untuk menguji Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara atau Airport Emergency Plan (AEP), Dokumen Program Keamanan Bandar Udara atau Airport Security Program (ASP), Dokumen Rencana Mitigasi Bencana di Bandara atau Airport Disaster Management Plan (ADMP), Buku Pedoman Bandar Udara Siaga Bencana (Get Airport Ready Disaster/GARD), serta Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku di bandara.

Baca juga: Sidang Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU, Eksepsi Anak Mantan Sekda Buleleng Ditolak


Dalam pelaksanaannya, latihan PKD yang diselenggarakan untuk pertama kalinya sejak tahun 2020 tersebut terdiri atas tiga rangkaian latihan skala penuh, yaitu latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat udara (Aircraft Accident Exercise), penanganan bencana alam (Disaster Exercise), dan penanganan ancaman keamanan bandara (Security Exercise).


Aircraft Accident Exercise menguji kemampuan personel dan dokumen SOP yang berlaku ketika sebuah pesawat udara milik maskapai penerbangan Barong Air berjenis Boeing 777-300ER dengan rute Singapura - Bali yang mengangkut 369 penumpang dan 19 awak kabin mengalami kegagalan saat proses pendaratan hingga pada akhirnya mengalami crash di sisi selatan runway Bandara Gusti Ngurah Rai. 


Diketahui juga bahwa salah seorang penumpang terindikasi terjangkit penyakit cacar monyet atau monkeypox. 


Dalam skenario ini, kecelakaan pesawat ini mengakibatkan 87 orang luka ringan, 58 luka berat, 97 meninggal dunia, serta 146 orang lainnya selamat. 


Akibat kecelakaan ini, digambarkan Bandara Gusti Ngurah Rai ditutup untuk sementara.


Dalam Disaster Exercise mensimulasikan penanganan dan mitigasi bencana alam gemba bumi berkekuatan 8,5 Skala Richter dengan kedalaman 15 km yang berpusat di barat daya Pulau Bali serta berpotensi menimbulkan tsunami. 


Gempa bumi ini mengakibatkan sejumlah kerusakan pada bangunan terminal bandara, serta terganggunya operasional penerbangan di Bandara l Gusti Ngurah Rai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved