Bali United

Djadjang Nurdjaman Minta Pemain Persikabo Jadikan Suporter Bali United Motivasi Bukan Tekanan

Jelang laga vs Bali United, pelatih Persikabo Djadjang Nurdjaman minta para pemainnya jadikan Suporter Bali United sebuah motivasi dan bukan tekanan.

ligaindonesiabaru.com
Skuad Persikabo 1973 - Jelang laga vs Bali United, pelatih Persikabo Djadjang Nurdjaman minta para pemainnya jadikan Suporter Bali United sebuah motivasi dan bukan tekanan. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat 30 September 2022 malam nanti, Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman ingin menjadikan suporter Bali United sebagai penyemangat anak asuhnya dalam bertanding bukan menjadi tekanan. 

Djadjang mengaku ingin anak asuhnya memanfaatkan atmosfer penonton di Stadion Dipta sebagai penambah semangat Ryan Kurnia dan kawan-kawan untuk merengkuh kemenangan atas Bali United.

"Atmosfer suporter Bali membuat suasana pertandingan jadi bagus, termasuk untuk tim kami, karena di Bogor tidak sebanyak itu yang hadir di satdion," kata Djadjang.

Djadjang menekankan kepada punggawa Laskar Padjajaran untuk tidak menganggap bermain di hadapan suporter lawan sebagai tekanan melainkan menjadi motivasi dalam bermain.

"Mudah-mudahan ini tidak membuat tekanan pemain kami justru memberikan motivasi tambahan, kami sudah biasa tampil dihadapan pendukung lawan, tidak menjadi hal negatif bagi tim kami," tuturnya. 

Djadjang bersama anak asuhnya berhasrat mencuri 3 poin dari klub papan atas Bali United dalam laga BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-11 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, pada Jumat 30 September 2022 pukul 21.30 Wita.

Pelatih berpengalaman yang sudah menukangi beberapa klub besar di Liga Indonesia itu terlihat merendah dan memberikan banyak pujian bagi tim tuan rumah.

Baca juga: Jadwal Bali United vs Persikabo Malam Ini: Coach Teco Sudah Siapkan Antisipasi Untuk Dimas Drajad

Djajang yang memboyong sebanyak 21 pemainnya ke Bali, mewaspadai kekuatan Bali United secara tim individu pemain dan siap memberikan tekanan bagi Bali United.

"Kami menyadarai yang dihadapi adalah tim papan atas calon juara Bali United, tentunya kami betul-betul mewaspadai kekuatan mereka secara tim dan secara individu jauh di atas kami, kami berusaha datang ke Bali untuk mencoba meraih poin sempurna," ujar Djajang.

Menanggapi skuat Bali United yang sedang dalam krisis pemain, minus Brwa Nouri, Andhika Wijaya, Irfan Jaya, M. Rahmat dan pemain yang sudah lama cedera Sidik Saimima dan Kadek Agung Widnyana.

Bagi Coach Djajang, hal itu dirasa tidak begitu mempengaruhi permainan Bali United yang memiliki segudang pemain berkualitas di daftar skuatnya.

Bali United juga memiliki kedalaman permainan yang menyulitkan tim lawan.

“Yang jelas Bali United adalah tim yang memiliki kedalaman yang luar biasa, bukan menjadi keuntungan bagi kami meski mereka tidak full tim, mereka tim dengan kualitas individu pemain selevel,  saya sering amati, contoh tidak ada dua winger, tapi di bench pemain masih ada beberapa pemain kelas 1, saya rasa tidak masalah bagi Bali  United kehilangan satu dua pemain,” ungkapnya.

Sementara itu, Penyerang Persikabo 1973, Ryan Kurnia juga tidak menampik kualitas tim dan individu pemain Bali United di atas Persikabo 1973.

Namun demikian dia percaya motivasi tinggi dapat  memberikan keajaiban melibas tim tuan rumah.

“Kami siap untuk pertandingan besok, materi dari coach mudah-mudahan bisa diterapkan dengan baik di pertandingan besok melawan Bali United dan meraih 3 poin di sini dan untuk penonton yang perjalanan menuju Bali hati-hati di jalan semoga diberi kelancaran untuk berjuang bersama di sini,” kata Ryan

“Menurut saya pemain Bali United jauh Lebih baik dari sisi nama jauh lebih mentereng, tapi balik lagi ke  motivasi jika memiliki motivasi tinggi kemungkinan menang semakin terbuka lebar,” pungkas dia. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved