Berita Klungkung

Kunjungan ke Museum Semarajaya Klungkung Mulai Menggeliat, Kepala UPTD: Meningkat Luar Biasa

Museum Semarajaya yang berlokasi di Kota Semarapura, mulai ramai dikunjungi wistawan asing. Kepala UPTD Museum Semarajaya sebut meningkat luar biasa.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kunjungan wisatawan ke Museum Semarajaya, di Kota Semarapura, Klungkung. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Museum Semarajaya yang berlokasi di Kota Semarapura, mulai ramai dikunjungi wistawan asing.

Peningkatan kunjungan ini terjadi sejak bulan Januari 2022 lalu.


“Kunjungannya melonjak luar biasa, dari wisatawan domestik maupun mancanegara sejak awal tahun 2022 ini, bila dibandingkan saat awal-awal dibuka kembali akibat pandemi Covid-19 itu,” ujar Kepala UPTD Museum Semarajaya, Cokorda Gede Nala Rukmaja.

Baca juga: Dianggarkan Rp75 Miliar, Klungkung Segera Revitalisasi Pasar Semarapura untuk Dukung Pariwisata


Ia menjelaskan, Museum Semarajaya di Kota Semarapura ini mulai dibuka pasca pandemi pada awal 2021 lalu. Tiga bulan sejak dibuka pasca pandemi, kunjungan masih lenggang.


Namun memasuki awal tahun 2022, kunjungan ke museum yang berlokasi di kawasan Kertha Gosa ini meningkat drastis. 


Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung mencatat ada sebanyak 10.423 kunjungan wisman dan 1.551 kunjungan wisatawan nusantara ke kawasan objek wisata Kertha Gosa yang di dalamnya termasuk Museum Semarajaya mulai 1 Januari hingga 26 September 2022.

Baca juga: Permintaan KTP Program Kawi Smara Tinggi, Ketersediaan Blangko KTP di Klungkung Kian Menipis


"Kalau wisatawan berkunjung ke Kertha Gosa pasti berkunjung juga ke Museum Semarajaya juga. karena satu kawasan. Lumayanlah perkembangannya,” katanya.


Museum Semarajaya merupakan museum yang sudah diresmikan sejak tahun 1994 silam. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan asli Klungkung dari zaman prasejarah, masa kerajaan, hingga menyimpan hasil kebudayaan di Klungkung.


Ke depan pihak museum juga berencana akan berkoorinasi dengan pihak Dinas Pendidikan, untuk nantinya ada kunjungan siswa ke Museum Semarajaya.

Baca juga: KPU Klungkung Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen

Selain untuk memaksimalkan peran museum sebagai media edukasi, juga untuk mendukung kurikulum merdeka belajar.


“Tidak hanya belajar di sekolah, belajar juga di museum. Sambil mengenal sejarah, dan koleksi yang ada di museum,” tandasnya.


Sementara itu, Museum Semarajaya belum lama ini ditetapkan sebagai museum type A, dari sebelumnya Museum Semarajaya masih type C. 


Dengan naik ke type A, Pemkab dituntut melengkapi beberapa hal yang masih menjadi persoalan dalan pengelolaan Museum Semarajaya. Misalnya masalah sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang dalam mengelola museum. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved