Tragedi Kanjuruhan

Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Bakal Diperiksa Terkait Tragedi Arema FC vs Persebaya

Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Bakal Diperiksa Terkait Tragedi Arema FC vs Persebaya

SURYAMALANG.COM/Purwanto
Kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 


TRIBUN-BALI.COM - Pasca tragedi pekan kesebelas Liga 1, Arema FC vs Persebaya, beberapa pihak dipastikan akan diperiksa pihak kepolisian.

Seperti diketahui kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 itu memakan ratusan jiwa.

Beberapa pihak yang akan diperiksa yaitu, Direktur PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) Akhmad Hadian Lukita, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Arema FC Abdul Haris, dan Kadispora Jatim Supratomo.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Baca juga: Penyebab Kematian Brigadir Andik Purwanto saat Laga Arema FC Vs Persebaya Belum Diketahui

Dedi mengatakan pemeriksaan akan dilakukan hari ini, Senin (3/10/2022).

"InsyaAllah akan dimintai keterangannya oleh tim penyidik hari ini," ujarnya saat konferensi pers di Malang dikutip dari YouTube Kompas TV.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan enam tim dari Mabes Polri untuk melakukan investigasi tragedi berdarah ini.

Adapun keenam tim ini terdiri dari divisi Bareskrim Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), Pusat Dokter Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Baca juga: Lihat Teman Wanitanya Terinjak-injak Saat Tragedi Arema FC Vs Persebaya, Mereka Dimana Sekarang?

"Saya telah mengajak tim dari Mabes Polri, terdiri dari Bareskrim Polri, Propam, kemudian SPI Polri, Pusdokkes, Inafis, kemudian Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan," ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022) malam.

Selain itu, Listyo juga memastikan tim yang diajaknya itu untuk mengusut dengan tuntas dengan cara mengecek semua elemen seperti dari Panpel, petugas di lapangan, hingga rekaman CCTV stadion.

"Yang jelas kami akan serius dan mengusut tuntas dan tentunya terkait proses penyelenggaran dan pengamanan," ujarnya.

Listyo juga memberikan informasi terkait korban meninggal dunia yang jumlahnya masih simpang siur.

Ia menegaskan jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi ini sejumlah 125 orang.

Angka tersebut diperolehnya setelah pengecekan yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved