Bali United

Bek Bali United Leonard Tupamahu Pasca Tragedi Kanjuruhan : Momen Suporter Bersatu dan Lebih Dewasa

Kata Bek Bali United Leonard Tupamahu pasca terjadinya Tragedi Kanjuruhan, sebut sebagai momen bagi seluruh suporter untuk bersatu dan lebih dewasa.

twitter @baliutd
Kata Bek Bali United Leonard Tupamahu pasca terjadinya Tragedi Kanjuruhan, sebut sebagai momen bagi seluruh suporter untuk bersatu dan lebih dewasa. 

Bek Bali United Leonard Tupamahu Pasca Tragedi Kanjuruhan : Momen Suporter Bersatu dan Lebih Dewasa

TRIBUN-BALI.COM, BALI – Pemain senior Bali United yang pernah mengenyam perjuangan bersama Arema, Leonard Tupamahu pernah merasakan tensi tinggi rivalitas antara klub asal Kota Malang itu dengan Persebaya Surabaya yang dari segi geografis tidak berjauhan ini.

Hingga muncul tragedi Kanjuruhan, menjadi tragedi kelam sepak bola Indonesia dan dunia yang menewaskan seratusan korban dari penonton sepak bola di stadion, kasus ini menjadi perhatian dunia.

Leo, pemain berusia 39 tahun ini berharap tragedi kemanusiaan ini menjadi pembelajaran seluruh pihak dan supporter yang memiliki rivalitas mendarah daging dan mengakar bertahun-tahun.

Supaya, para suporter bisa mengakhiri rivalitas berbalut fanatisme buta yang berdalih mempertahankan harga diri itu.

“Tragedi ini pukulan bagi semua pihak dan menjadi moment untuk setiap supporter di seluruh Indonesia bersatu dan lebih dewasa dalam mendukung team kesayangan," ungkap pemain yang juga pernah berseragam Persija merasakan rivalitas antara Jakmania dan Viking itu.

 

Dirinya juga mengemukakan harapan agar tragedi memilukan tersebut menjadi tragedi yang terakhir kalinya dalam sejarah dunia sepak bola.

Baca juga: KATA Gelandang Persib Marc Klok Soal Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan: Sesuatu Perlu Diubah

Sebagai pemain, dia ingin semua pihak yang terlibat di dalamnya melakukan evaluasi agar tragedi kemanusiaan ini tidak kembali terulang,

"Harapan saya tragedi ini adalah yang paling terakhir terjadi di indonesia dan menjadi pembelajaran buat kita semua dari PSSI, supporter, kepolisian, panpel, LIB,’ tuturnya.

Tim Independen Pencari Fakta Kasus Tragedi Kanjuruhan sudah dibentuk yang diketuai oleh Menkopolhukam Mahfud MD.

Saat ini kompetisi Liga dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Liga baru diprediksi dapat bergulir usai investigasi dilakukan. Leonard Tupamahu berharap yang terbaik untuk lanjutan kompetisi kedepannya.

"Kalau soal kompetisi saya berharap yang terbaik saja," kata Leo

"Jujur kemarin pas denger berita saya syok dan sedih sekali. Saya turut berduka yang sedalam-dalamnya bagi semua korban tragedi ini," ungkap dia.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved