Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemilu 2024

KPU Bali Rencanakan Buka Pendaftaran Tenaga Ad Hoc pada November 2022

KPU Bali Rencanakan Buka Pendaftaran Tenaga Ad Hoc pada November 2022, Butuh 130.962 Tenaga Ad Hoc

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Harun Ar Rasyid
(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Sebut sosialisasi perekrutan tenaga ad hoc direncanakan akhir Oktober 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KPU Bali sampaikan rencananya mengenai perekrutan tenaga ad hoc untuk Pemilu 2024 di Provinsi Bali.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan kepada Tribun Bali pada Senin 3 Oktober 2022.

Agung Lidartawan menuturkan, pembukaan pendaftaraan tenaga ad hoc Pemilu 2024 diperkirakan berlangsung pada November 2022.

Setelah dilakukan seleksi, tenaga ad hoc diperkirakan mulai mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya pada Januari tahun 2023.

Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Sebut sosialisasi perekrutan tenaga ad hoc direncanakan akhir Oktober 2022.
Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Sebut sosialisasi perekrutan tenaga ad hoc direncanakan akhir Oktober 2022. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

“Prosesnya itu di Desember (2022) pasti, antara November hingga Desember tahun 2022. Karena Januari (2023) mereka sudah kerja,” jelas Agung Lidartawan saat ditemui Tribun Bali pada Senin 3 Oktober 2022.

Kendati pembukaan pendaftaran tenaga ad hoc direncanakan berlangsung pada November 2022, namun sosialisasi pendaftaran akan dilakukan pada akhir Oktober 2022.

“Tenaga ad hoc, mungkin sosialisasinya akan dimulai pada akhir Oktober ini,” ucap Ketua KPU Bali, Agung Lidartawan saat ditemui Tribun Bali di Renoma Cafe, Denpasar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari KPU Bali pada Senin 3 Oktober 2022, jumlah keseluruhan tenaga ad hoc yang dibutuhkan di Provinsi Bali sejumlah 130.962 orang.

130.962 tenaga ad hoc tersebut terdiri dari PPK + sekretariat, PPS + sekretariat, KPPS, dan PPDP.

Adapun rincian kebutuhan tenaga ad hoc seluruh Bali yaitu :

1. PPK + sekretariat sejumlah 456 orang.

2. PPS + sekretariat sejumlah 4.296 orang.

3. KPPS sejumlah 113.589 orang.

4. PPDP sejumlah 12.621 orang.

 

Baca juga: Anies Baswedan Bacapres Nasdem dan Niluh Djelantik Mundur, Wasekjen NasDem Angkat Bicara

Baca juga: PSI Usung Ganjar Pranowo Jadi Bacapres di Pemilu 2024, PSI Bali: Ganjar Mirip Dengan Pak Jokowi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved