Serba Serbi
Rabu Umanis Dukut, Baik Buruknya Hari Ini 12 Oktober 2022, Tak Baik Memulai Memelihara Ternak
Rabu Umanis Dukut, Kala Bangkung, Kala Nanggung, bermakna tidak baik untuk mulai memelihara ternak.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu 12 Oktober 2022, merupakan Rabu Umanis Dukut menurut kalender Bali.
Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.
Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.
Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.
Baca juga: Otonan Rabu Umanis Dukut, Umur Capai 72 Tahun, Berpikiran Tajam, Nasibnya?
Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.
Untuk Rabu 12 Oktober 2022, inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.
Cintamanik, bermakna baik untuk melakukan upacara potong rambut.
Amerta Dewa, artinya baik untuk melakukan Panca Yadnya khususnya Dewa Yadnya, membangun tempat-tempat suci/ibadah, membuat lumbung maupun dapur.
Kala Katemu, maknanya baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.
Kala Bangkung, Kala Nanggung, bermakna tidak baik untuk mulai memelihara ternak.
Selanjutnya Kala Buingrau, artinya baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra.
Akan tetapi, tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.
Kala KutilaÂ, bermakna baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api.
Kaleburau, bermakna tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya.
Juga tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.
Lebur Awu, artinya tidak baik melakukan upacara pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah.
Namun baik untuk membangun irigasi.
Sedana Yoga, bermakna baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rezeki.(*).
Kumpulan Artikel Bali