Berita Denpasar

Perseteruan di Taman Pancing Denpasar Bermula dari Geber Motor, 3 Orang Ditetapkan Tersangka  

Polisi menetapkan 3 orang sebagai tersangka dalam kasus perseteruan di Taman Pancing Denpasar. Kejadian bermula dari aksi geber motor.

Istimewa
Tersangka tindak kriminal pencurian dengan kekerasan di Taman Pancing, Denpasar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tindak kriminal pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Kota Denpasar.


Kejahatan ini terjadi pada Minggu 25 September 2022 sekira pukul 01.00 WITA lalu, di Jalan Taman Pancing, Pemogan Denpasar Selatan.


Tidak main-main kejahatan ini dialami oleh 3 orang korban sekaligus.


Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tribun Bali pada Jumat, 14 Oktober 2022 oleh Iptu I Ketut Sukadi selaku Humas Polresta Denpasar, ketiga korban tersebut menerima luka hingga jahitan akibat dari tindak kriminal yang dilakukan oleh tersangka.

Baca juga: Verifikasi Faktual, KPU Denpasar Gelar Rapat Koordinasi Undang Partai Politik Hingga Perangkat Desa


Para korban diketahui masih berumur belasan tahun, yakni bernama Muhamad Abdul (19), Saiful Rizal (19) dan Dani Abdul Rokhim (17).


“Para korban ada yang mengalami luka di kepala belakang sehingga mendapatkan 6 jaritan serta memar di punggung akibat pukulan benda tumpul, dan ada juga yang mengalami luka lebam di punggung akibat pukulan benda tumpul,”ungkapnya


Terdapat 3 orang tersangka yakni bernama Gibran Gogo(21), Ade William (17) dan Andre Mone (25) yang sama-sama tinggal di Sawangan, Nusa Dua.


Kronologi kejadian yakni Sekira pukul 01.00 WITA, korban dan saksi sedang berada di daerah Taman Pancing, Pemogan, untuk nongkrong. 

Baca juga: Tukang Parkir RSUP Sanglah Denpasar Jadi Korban Penusukan, Kondisinya Mulai Stabil


Saat itu ada sekelompok orang berjumlah sekitar 30 orang, sudah terlebih dahulu ada di lokasi.


Beberapa saat kemudian datanglah sekitar 15 orang lainnya, menggeber sepeda motor sehingga membuat kedua kelompok tersebut bersengketa. 

Karena merasa penasaran para korban dan saksi pun mencoba mendekat untuk melihat keributan tersebut.


Namun sayangnya, salah satu di antara ketiga korban malah diserang oleh salah satu kelompok tersebut.

Tidak hanya itu, korban pun ada yang dituduh melempar botol ke arah kelompok.

“Ketiga korban langsung dipukul oleh sekitar 30 orang dan HP korban yang terjatuh diambil oleh pelaku. Ada juga korban lainnya yang mencoba menghubungi keluarga, hpnya  juga dirampas oleh pelaku,” tutur Sukadi.

Baca juga: Tukang Parkir dan Supir Ambulans RSUP Sanglah Denpasar Duel hingga Terjadi Penusukan

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved