Bali United

Pelatih Bali United Teco: Perdamaian Suporter Jadi Perubahan Positif di Sepak Bola Indonesia

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pernah merasakan pertandingan dengan rivalitas tensi tinggi di dua klub di Indonesia

ligaindonesiabaru.com
Coach Teco atau Stefano Cuguura - Pelatih Bali United Teco: Perdamaian Suporter Jadi Perubahan Positif di Sepak Bola Indonesia 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menjadi salah satu pelatih yang merasakan pertandingan dengan rivalitas tensi tinggi di dua klub di Indonesia, yakni saat bertugas di Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.

Bukan rahasia umum, rivalitas antar kelompok suporter di Indonesia kerap menjadi konsumsi publik, nuansa kental rivalitas antara Persebaya Surabaya dengan Arema Malang dan Persija Jakarta dengan Persib Bandung pernah dirasakan Teco.

Pasca Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 131 nyawa orang usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 lalu, menjadi momentum perdamaian basis-basis suporter besar yang selama ini melestarikan rivalitas.

Teco menyambut baik perdamaian antar kelompok yang memiliki rivalitas tinggi di Indonesia itu.

Baca juga: Baru Main Sekali, Pemain Muda Bali United Komang Tri Bersaing Ketat Dengan Punggawa Serdadu Tridatu

Menurutnya, suporter harus benar-benar berkaca dari tragedi kelam salah satu yang terparah dalam sejarah sepak bola dunia.

“Ini momentum bisa lihat positif, ada yang negatif sekali saudara kami meninggal kami sedih, tapi sekarang kami harus lihat dari secara positif dari sini ke depan ada suporter sebelum terlalu fanatik, bisa lebih dekat pasti lebih bagus buat sepak bola tidak ada masalah meninggal dunia lagi antara suporter,” kata Coach Teco kepada Tribun Bali, Minggu 16 Oktober 2022

“Saya pikir waktu yang bagus buat suporter lebih berteman dari rivalitas terlalu ekstrem sebelum masalah ini, sekarang ada berapa suporter sudah lebih dekat, saya pikir ini bisa juga perubahan positif di dalam sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Ada hikmah dibalik setiap kejadian, rupanya kalimat itu bukan kiasan semata, dibalik Tragedi Kanjuruhan yang mencengangkan publik bahkan dunia, menyisakan hikmah bagi rivalitas dunia suporter di Indonesia yang terlampau ekstrem.

Bukan hanya 1 atau 2 nyawa suporter yang melayang akibat fanatisme buta antar kelompok suporter di Indonesia, dari tahun ke tahun konflik antar suporter selalu mengisi lini pemberitaan.

Berbagai upaya islah atau perdamaian dari beberapa kelompok suporter ditempuh namun tak kunjung langgeng, meski di elit suporter sepakat damai namun dari kelompok suporter arus bawah masih saja mengabadikan rivalitas.

Sebut saja beberapa kelompok yang memiliki rivalitas kental di Indonesia adalah Aremania ( Arema FC) dan Bonekmania ( Persebaya Surabaya), The Jakmania (Persija Jakarta) dan Viking (Persib Bandung) serta Pasoepati (Persis Solo) dan Brajamusti (PSIM Yogyakarta).

Masing-masing kelompok suporter tersebut memiliki akar dan latar belakang berbeda-beda dalam sejarah rivalitas abadi mereka.

Tragedi Kanjuruhan yang menjadi tragedi kelam dan terbesar kedua catatan sepak bola dunia diharapkan menjadi momentum perdamaian, akhir dari rivalitas ekstrem antar kelompok suporter.

Bukan isapan jempol belaka, hal itu sudah dimulai kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati yang sudah memulai asa perdamaian dengan suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti, mereka bertemu, berkumpul dan berdoa bersama untuk Tragedi Kanjuruhan dan sepak bola Indonesia.

Di Malang, sekelompok suporter Persebaya, Bonekmania juga hadir langsung ke Malang untuk mengucapkan belasungkawa dan berdoa atas Tragedi Kanjuruhan di bumi Arema.

Konflik dan rivalitas itu kini mulai berujung ke ranah cinta dan perdamaian, membuka cakrawala football for unity.

Tragedi Kanjuruhan yang merenggut nyawa 131 orang menjadi pukulan bagi pelaku industri sepak bola di Indonesia, tidak hanya Arema FC saja, tapi juga seluruh klub-klub peserta BRI Liga 1 2022/2023.(*).

Kumpulan Artikel Bali United

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    20
    11
    5
    4
    27
    11
    10
    38
    2
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    3
    Madura United
    20
    11
    3
    6
    26
    14
    8
    36
    4
    Persib
    18
    11
    3
    4
    31
    25
    5
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved