Bali United

Komentar Pelatih Bali United Teco Terkait Lanjutan Liga 1, Ingin Penonton di Stadion

Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang, kompetisi Liga 1 2022/2023 terancam digelar tanpa penonton, Pelatih Bali United mengaku tidak mempermasalahkan

ligaindonesiabaru.com
Coach Teco atau Stefano Cuguura - Komentar Pelatih Bali United Teco Terkait Lanjutan Liga 1, Ingin Penonton di Stadion 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pasca Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan sebanyak 134 orang seusai laga Derby Jawa Timur antara Arema FC versus Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalu, kompetisi Liga 1 2022/2023 terancam kembali digelar tanpa penonton atau dengan pembatasan penonton.

Namun demikian, sampai dengan saat ini masih belum ada titik terang kelanjutan kompetisi Liga 1 meski sudah terjalin pertemuan antara FIFA dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Berbeda dengan komentar Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll yang menginginkan Liga 1 tetap dihadiri suporter, karena supporter menghidupkan gairah sepak bola, Coach Teco mengaku tidak mempermasalahkan apabila liga digelar tanpa penonton.

Teco hanya bisa berharap yang terbaik dari pertemuan FIFA dengan PSSI untuk keberlanjutan persepakbolaan tanah air yang sudah bergulir 11 pekan tersebut.

Baca juga: Evaluasi Performa Tim Bali United, Teco Buka Opsi Tambah Pemain Baru Saat Jendela Transfer Dibuka

“Kita sudah dua tahun tanpa sepak bola karena Covid-19. Negara paling lama buat mulai sepak bola adalah Indonesia. Setelah itu liga kemarin kita main tanpa penonoton sama sekali. Tahun ini kita mulai dengan penonton lagi,” kata Coach Teco kepada Tribun Bali, Sabtu 22 Oktober 2022.

“Terus kita harus tunggu hasil ini meeting dengan Presiden FIFA. Masukan apa buat PSSI. Mereka ikut apa juga buat yang terbaik. Mereka bilang harus lebih sedikit penonton. Saya pikir tidak ada masalah juga ,” imbuhnya.

Pelatih berusia 48 tahun asal negeri Samba tersebut meski mengaku tidak masalah laga lanjutan Liga 1 tanpa penonton, tetapi Teco juga mengaku lebih senang lagi waktu ada suporter atau penonton hadir di stadion yang menjadi semangat lebih buat tim.

“Kita sudah main tanpa penonton. Waktu ada penonton, pasti kami lebih senang. Berapa persentasenya tergantung dari hasil rapat mereka sekarang,” tuturnya.

Teco menjadi salah satu pelatih yang merasakan pertandingan dengan rivalitas tensi tinggi di dua klub di Indonesia, yakni saat bertugas di Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.

Bukan rahasia umum, rivalitas antarkelompok suporter di Indonesia kerap menjadi konsumsi public.

Nuansa kental rivalitas antara Persebaya Surabaya dengan Arema Malang dan Persija Jakarta dengan Persib Bandung pernah dirasakan Teco.

Pasca Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 134 nyawa orang seusai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu menjadi momentum perdamaian basis-basis suporter besar yang selama ini melestarikan rivalitas.

Teco menyambut baik perdamaian antarkelompok yang memiliki rivalitas tinggi di Indonesia itu.

Menurutnya, suporter harus benar-benar berkaca dari tragedi kelam salah satu yang terparah dalam sejarah sepak bola dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    2
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved