G20 di Bali
Satgas Passus Koopssus TNI Adakan Simulasi Pembebasan Sandera Peserta KTT G20 Oleh Kelompok Teroris
Satgas Passus Koopssus TNI adakan simulasi pembebasan sandera peserta KTT G20 oleh kelompok teroris.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan menyaksikan secara langsung simulasi yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pasukan Khusus (Satgas Passus) dari Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI melakukan pengamanan antiterror di Gedung Kampus Tzinghua Sea di Kawasan Bali Turtle Island Development (BTID), Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu 9 November 2022 malam.
Dalam simulasi itu digambarkan kondisi teroris yang selalu berusaha dengan berbagai cara untuk menggagalkan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Teroris telah berhasil menyandara beberapa orang pejabat VVIP yang disekap di Gedung Kampus Tzinghua Sea tersebut.
Mengetahui lokasi persembunyian para teroris, Dansatgas Passus Mayjen TNI Joko Purwo Putranto, M.Sc., langsung memerintahkan anggotanya melaksanakan pembebasan sandera.
Pembebasan sandera diawali dari 16 penerjun malam yang mendarat di seputaran kampus.
Sedangkan Tim Aksi Khusus dari laut juga melaksanakan pendaratan dan pengintaian serta menyabotase Gardu Listrik yang berada di seputaran sasaran.
Pada saat listrik telah mati total, Tim Aksi Kusus melaksanakan penyerbuan ke dalam Gedung.
Baca juga: Menko Marves Apresiasi Kecanggihan Fitur dan Kecepatan Command Center dalam Pengamanan KTT G20
Sementara di luar gedung terdapat personel yang melaksanakan Pasrofing dari Helikopter dan selanjutnya membantu sterilisasi ruangan.
Setelah ruangan dinyatakan steril, para sandera/Pejabat VVIP berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan kendaraan lapis baja.
Panglima TNI menyampaikan bahwa secara umum tahapan pelaksanaaan simulasi pembebasan sandera yang dilaksanakan cukup baik, namun di sisi lain harus lebih teliti dalam pelaksanaan pembersihan dari ruangan ke ruangan.
"Saya harapkan kalian wajib untuk mengenali lokasi atau sektor secara rinci sesuai dengan sektor pengamanan terhadap para Peserta G20 maupun sektor yang telah diberikan oleh Dansatgas Passus kepada kalian," ucap Jenderal Andika
Kemudian, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., selaku Dansatgas Pamwil juga mengerahkan seluruh personel Satgas Pamwil untuk membantu Passus TNI dengan mengamankan sepanjang rute yang dilalui oleh Satgas Passus dalam mengavakuasi para delegasi KTT G20 ke tempat aman yang telah ditentukan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Simulasi-pengamanan-antiterror-Satgas-Passus-Koopssus-TN.jpg)