Piala Dunia Qatar 2022

Profil Robert Lewandowski, Polandia Masih Akan Andalkan Ketajamannya di Piala Dunia 2022 Qatar

Berikut profil Robert Lewandowski, penyerang asal Polandia yang kembali akan dipercaya menjadi ujung tombak Timnas Polandia di Piala Dunia 2022.

Penulis: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman | Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
JANEK SKARZYNSKI / AFP
Berikut profil Robert Lewandowski, penyerang asal Polandia yang kembali akan dipercaya menjadi ujung tombak Timnas Polandia di Piala Dunia 2022. JANEK SKARZYNSKI / AFP 

TRIBUN-BALI.COM – Pada Piala Dunia 2022 Qatar ini, Timnas Polandia masih akan andalkan ketajaman dari striker Barcelona, Robert Lewandowski.

Menurut juru pelatih kepala Timnas Polandia, Czeslaw Michniewicz mengatakan bahwa ia optimis anak asuhnya bakal gacor di Piala Dunia 2022 Qatar nanti.

Seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, Timnas Polandia masih terlalu bergantung dengan ketajaman dari Robert Lewandowski.

Hal tersebut terbukti dengan lima pertandingan terakhir di ajang internasional, mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil seri, dan tiga kekalahan.

Akan tetapi, ada maupun tidak adanya Robert Lewandowski, Timnas Polandia sangat susah untuk meraih kemenangan.

Seperti saat melawan Belgia, di mana Polandia di bantai 6:1. Satu gol itu pun dicetak oleh Robert Lewandowski.

Secara materi pemain, para pemain Polandia berada di tingkat tier 3 atau bisa dibilang pemain yang biasa-biasa aja. Pemain bagus praktis hanya Lewandowski.

Pada ajang Piala Dunia 2022 di Qatar nanti, Timnas Polandia masih akan membutuhkan jasa dari penyerang berumur 33 tahun tersebut untuk menjadi ujung tombak serangan.

Profil Robert Lewandowski

Robert Lewandowski lahir pada 21 Agustus 1988 adalah pemain sepak bola profesional Polandia yang bermain sebagai striker untuk klub raksasa Spanyol, Barcelona.

Selain itu, ia juga merupakan kapten dari Timnas Polandia. Dia diakui karena kemampuan penempatan posisi, teknik, dan penyelesaiannya yang di atas rata-rata.

Walaupun saat ini performanya di Barcelona tidak sebagus saat menjadi predator di Bayern Munchen, tetapi ia masih salah satu penyerang terbaik dunia.

Lewandowski lahir di Warsawa dan dibesarkan di Leszno, Warsaw West County. Dia mengambil langkah pertamanya di sepak bola sebagai pemain tidak terdaftar untuk klub lokal, Partyzant Leszno.

Pada tahun 1997, ia bergabung dengan MKS Varsovia Warsawa, di mana sebagai remaja ia bermain selama tujuh tahun.

Karir Klub

Delta Warsaw (2005)

Tahun berikutnya ia pindah ke tim lapis ke-4 Delta Warsawa, di mana ia akhirnya berhasil bermain di tim utama, mencetak empat gol di akhir musim.

Legia Warsaw II (2005 – 2006)

Pergi dari Delta Warsaw, ia akhirnya bergabung dengan Legia Warsaw pada musim 2005-2006 di tim B mereka.

Znicz Pruszkow (2006 – 2007)

Pada 2006–2007, Lewandowski adalah pencetak gol terbanyak divisi ketiga Polandia dengan 15 gol, membantu Znicz Pruszkow untuk memenangkan promosi.

Musim berikutnya, ia menjadi pencetak gol terbanyak di divisi kedua tertinggi Polandia dengan 21 gol.

Lech Poznan (2008 – 2010)

Pada Juni 2008, Lech Poznan menandatangani Lewandowski dari Znicz seharga 1,5 juta PLN.

Dia memulai debutnya untuk Lech pada 17 Juli 2008 sebagai pemain pengganti dalam pertandingan leg pertama kualifikasi pertama Piala UEFA melawan Khazar Lankaran dari Azerbaijan, di mana dia mencetak satu-satunya gol malam itu pada menit ke-75 di Stadion Republik Tofiq Bahramov.

Lewandowski mengakhiri musim dengan 18 gol dalam 42 pertandingan. Musim berikutnya, ia menjadi pencetak gol terbanyak dengan 18 gol dan membantu timnya memenangkan kejuaraan 2009-10.

Borussia Dortmund (2010 – 2014)

Ia bergabung dengan salah satu raksasa Bundesliga yakni Borussia Dortmund pada Juni 2010

Ia menandatangani kontrak empat tahun dengan klub Jerman tersebut dengan biaya yang dilaporkan bernilai sekitar €4,5 juta atau sekitar 72 miliar rupiah.

Pada 19 September, ia mencetak gol pertamanya di Bundesliga untuk membuat skor menjadi 3-0 di Revierderby melawan Schalke 04, pertandingan berakhir 3-1.

Dalam kampanye Bundesliga musim 2011–12, Lewandowski mendapat untung dari cederanya Lucas Barrios dan dia diangkat ke posisi yang selalu menjadi langganan starter hingga liburan musim dingin.

Striker tersebut merespons dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 DFB-Pokal babak pertama Dortmund atas Sandhausen.

Pada 1 Oktober, Lewandowski mencetak hat-trick dan memberikan assist dalam kemenangan 4-0 klub atas Augsburg di babak penyisihan grup Liga Champions.

Pada akhir musim, Lewandowski dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak ketiga dengan 22 gol.

Pada tanggal 12 Mei, dalam pertandingan terakhir musim untuk Dortmund, ia mencetak hat-trick di Final DFB-Pokal dengan kemenangan 5-2 atas Bayern Munich serta mendapatkan klub domestik pertama ganda.

Bayern Munchen (2014 – 2022)

Pada November 2013, Lewandowski mengatakan akan menandatangani perjanjian pra-kontrak untuk Bayern Munich, yang secara resmi terjadi pada 3 Januari 2014.

Ketika dia menandatangani kontrak lima tahun yang dimulai pada awal musim 2014 – 2015, Lewandowski resmi diperkenalkan sebagai pemain Bayern Munich pada 9 Juli 2014.

Dia melakukan debut pra-musim melawan MSV Duisburg pada 21 Juli dan dia mencetak gol dalam prosesnya.

Kemudian dia membuat debut kompetitifnya untuk klub Bayern Munchen, ketika ia menerima kekalahan 0-2 dari mantan klubnya, Borussia Dortmund di DFL-Supercup, 13 Agustus 2014.

Lalu, ia mencetak gol perdananya saat Munchen harus bermain imbang 1-1 melawan Schalke 04 dalam pertandingan liga keduanya, 30 Agustus 2014.

Pada 21 Oktober, Lewandowski mencetak gol pertamanya di Liga Champions untuk Bayern Munich dalam kemenangan tandang 7-1 melawan Roma.

Pada 25 Februari 2020, Lewandowski menyamai rekor sembilan gol tandang Cristiano Ronaldo dalam satu musim di kompetisi klub papan atas Eropa.

Dia melakukannya dengan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 melawan Chelsea di Stamford Bridge.

Selain itu, dia juga menjadi pemain kedua yang pernah memenangkan treble Eropa saat menjadi pencetak gol terbanyak di ketiga kompetisi.

Pada 17 Januari 2021, Lewandowski dinobatkan sebagai pemain pertama dalam sejarah Bundesliga yang mencetak 21 gol hanya dalam 16 pertandingan serta mengalahkan 20 gol Gerd Muller selama musim 1968 – 1969.

Selain itu, ia juga berhasil memenangkan Piala Dunia Antarklub FIFA 2020 bersama Bayern Munchen, setelah menang tipis 1-0 melawan klub papan atas Meksiko Tigres di final. Sekaligus menjadikan Die Roten – (julukan Bayern Munchen) sebagai tim kedua yang berhasil meraih sixtuple dalam semusim.

Selama bermain bersama Bayern Munchen, Robert Lewandowski berhasil menorehkan 235 gol dari 248 penampilannya.

Barcelona (2022 – sekarang)

Setelah melewati musim yang mengesankan bersama Bayern Munchen, Robert Lewandowski memutuskan mencari tantangan baru dan bergabung ke Barcelona pada musim panas 2022.

Saat proses kepindahannya ke Barcelona, sedikit menemui jalan terjal. Di mana kala itu Barcelona tengah mengalami Krisi keuangan dan sulit untuk menebus harga market dari Robert Lewandowski.

Di samping itu, penyerang asal Polandia tersebut tetap dengan pendiriannya untuk keluar dari Bayern Munchen.

Setelah mengalami proses yang cukup sulit, akhirnya Robert Lewandowski berhasil bergabung dengan pasukan Xavi Hernandez.

Hingga saat ini, Robert Lewandowski berhasil mencetak 18 gol dari 19 penampilannya dan mencatatkan empat assist.

Karir Internasional

Robert Lewandowski memulai karir internasional perdananya bersama Polandia U-19 pada tahun 2007.

Selain itu, dia juga membuat tiga penampilan untuk tim Polandia U21 dalam pertandingan persahabatan melawan Inggris, Belarus, dan Finlandia.

Debutnya tim nasional senior datang pada 10 September 2008 ketika melawan San Marino. Di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol dalam kemenangan tandang 2-0 di kualifikasi Piala Dunia FIFA 2010.

Lewandowski mencetak dua penalti dalam kemenangan 5-0 melawan San Marino pada 26 Maret 2013 selama kampanye kualifikasi Piala Dunia 2014, sekaligus pertandingan pertamanya mengenakan ban kapten.

Pada tanggal 5 Oktober 2017, Lewandowski mencetak hat-trick dalam kemenangan 6-1 atas Armenia dan menambah jumlah golnya menjadi 50 gol untuk Polandia.  

Golnya ke gawang ke Armenia membuat dirinya secara resmi melampaui rekor 48 gol sebelumnya yang dibuat oleh Wlodzimierz Lubanski yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Polandia.

Penghargaan Robert Lewandowski

Znicz Pruszkow

- III liga: (2006/07)

Lech Poznan

- Ekstraklasa: (2009/10)

- Polish Cup: (2008/09)

- Polish Super Cup: (2009)

Borussia Dortmund

- Bundesliga: (2010/11, 2011/12)

- DFB-Pokal: (2011/12)

- DFL-Supercup: 2013

- UEFA Champions League runner-up: (2012/130

Bayern Munich

- Bundesliga (2014/15, 2015/16, 2016/17, 2017/18, 2018/19, 2019/20, 2020/21)

- DFB-Pokal: (2015/16, 2018/19, 2019/20)

- DFL-Supercup: (2016, 2017, 2018, 2020, 2021)

- UEFA Champions League: (2019/20)

- UEFA Super Cup: (2020)

- FIFA Club World Cup: (2020)

Gaya Bermain

Robert Lewandowski dijuluki sebagai predator buas di dalam kotak penalti. Bagaimana tidak, ia memiliki akurasi tembakan yang tinggi.

Selain memiliki finishing yang amat bagus, ia juga memiliki portus tubuh yang tinggi, kekuatan, keseimbangan, kecepatan, gerakan cerdas, dan kemahiran dengan kedua kaki.

Secara permainan, memang pos Lewandowski berada di kotak penalti lawan, namun kerap kali juga ia turun ke bawah guna menjemput bola atau menjadi pemantul bagi rekan-rekannya.

Dari segala aspek, baik dari skill dribbling, kecepatan, kekuatan, kepekaan, menempatkan posisi, dan lain sebagainya, ia hampir memiliki semuanya. Jadi, tidak heran ia menjadi salah satu striker paling buas di dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Profil Robert Lewandoswki, Pemain Kunci Timnas Polandia di Piala Dunia 2022 Qatar" (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved