Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Piala Dunia 2022

FIFA Meminta Agar Para Suporter Yang Datang ke Qatar Bisa Menghormati Budaya Mereka

Hal itu disampaikan FIFA, bahwa para suporter yang hadir ke negara tersebut seharusnya bisa menghargai budaya orang Qatar.

Tayang:
Editor: Ahmad Firizqi Irwan
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV
Seorang pria mengambil gambar replika trofi Piala Dunia FIFA di depan Stadion Al-Bayt di al-Khor pada 10 November 2022, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia 2022 Qatar. Piala Dunia 2022 akan dibuka dengan laga Qatar vs Ekuador pada Minggu (20/11/2022) malam WIB. 

TRIBUN-BALI.COM, QATARPiala Dunia 2022, pihak penyelenggara Piala Dunia Qatar merasa senang ketika ada larangan minuman beralkohol berada disana.

Hal itu disampaikan FIFA, bahwa para suporter yang hadir ke negara tersebut seharusnya bisa menghargai budaya orang Qatar.

Setiap digelarnya Piala Dunia, FIFA meminta agar semua pihak khususnya para suporter bisa menghargai budaya ataupun hal lainnya yang ada di negara penyelenggara.

Baca juga: Hasil Pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar Grup F, Maroko vs Kroasia, Berakhir Dengan Skor Kacamata

Dikutip dari Al Jazeera, Abdulla Murad Ali, penduduk Qatar, berkata bahwa para suporter mesti menghargai budaya orang Qatar.

Bagi Abdulla dan beberapa suporter, utamanya penduduk Qatar yang lain, keputusan FIFA begitu melegakan.

Alkohol memang dilarang di tempat turnamen, tetapi masih akan tersedia di hotel, bar, dan Zona Penggemar FIFA resmi.

“Qatar adalah negara Islam, dan alkohol adalah ‘haram’ (dilarang) dalam agama kami.”

“Yang kami minta hanyalah agar dunia menunjukkan ‘ehtaram’ (rasa hormat) untuk budaya kami ,” kata Abdulla kepada Al Jazeera pada, Senin 21 November 2022 sehari setelah pertandingan pembukaan turnamen.

Baca juga: Timnas Arab Saudi Ciptakan Sejarah Kala Melawan Timnas Argentina di Piala Dunia 2022

Salah seorang wanita Yordania bernama Sonia Nemmas pun meminta aturan yang telah ditetapkan itu dihormati semua pihak.

“Ketika kami pergi ke negara lain, kami tidak bertanya mengapa kami diminta untuk mengikuti aturan mereka atau menghormati budaya mereka.”

“Kami hanya melakukannya.”

Baca juga: Link Live Streaming Piala Dunia 2022 Qatar Jerman vs Jepang, Prediksi Line up Hingga Skor

Nemmas merujuk pada kekerasan berbahan bakar alkohol yang pecah di Stadion Wembley selama final kejuaraan Euro 2020 di Inggris tahun lalu.

Itu bukan sesuatu yang ingin ia lihat di Qatar.

Kemudian, Ahmed Muhammad, seorang guru sekolah di Doha dari Inggris, mengatakan tidak adil mengeneralisasi semua penggemar Inggris.

“Penggemar Inggris umumnya terbukti hooligan tapi itu hanya minoritas kecil,” katanya.

“Mayoritas menghormati dan mengikuti aturan.”

Muhammad mengatakan bahwa meskipun akan ada beberapa penggemar Inggris yang tidak senang, sebagian besar akan menghormati keputusan tersebut dan bersenang-senang.

Itu seharusnya tidak sulit sama sekali, ungkap Ali.

“Menjadi negara Muslim, inilah yang kami ingin orang-orang pahami, bahwa Anda dapat menikmati permainan tanpa alkohol di tangan,” katanya.

“Sepak bola adalah untuk semua orang, bukan hanya untuk orang yang ingin minum alkohol.”

Dilansir Al Jazeera, beberapa suporter terlihat meminta keamanan mal untuk menunjukkan arah ke tempat mereka dapat menemukan minuman beralkohol.

Beberapa penggemar yang berbicara dengan Al Jazeera mengatakan mereka merasa telah disesatkan oleh FIFA.

“Jika FIFA melarang alkohol ketika Qatar diumumkan sebagai tuan rumah, itu akan berbeda,” kata Federico Farraz, seorang penggemar sepak bola dari Portugal.

“Bahkan jika keputusan datang beberapa bulan sebelum turnamen, orang-orang yang telah merencanakan perjalanan ini selama bertahun-tahun akan mengerti.”

Dikutip dari artikel Amy Woodyat, ada aturan lain di Piala Dunia 2022 Qatar, sebagai berikut.

- Narkoba: Menggunakan obat-obatan terlarang di Qatar dapat mengakibatkan denda berat dan hukuman penjara yang lama.

Para suporter disarankan untuk memeriksa daftar zat terlarang sebelum melakukan perjalanan.

- Aturan berpakaian: Berdasarkan aturan otoritas pariwisata negara Qatar, pria dan wanita disarankan untuk menutupi lutut dan bahu mereka.

- Seks di luar nikah adalah ilegal di Qatar, dan kemesraan antara pria dan wanita di tempat umum dapat mengakibatkan penangkapan.

Begitu pula LGBT yang dilarang di Qatar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ungkapan Suporter Qatar yang Lega Alkohol Dilarang di Piala Dunia 2022

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved