Gempa Cianjur

Gempa Cianjur Sebabkan 284 Meninggal Dunia, Bocah Azka Lolos dari Maut

gempa Cianjur menyebabkan ratusan bangunan hancur dan ratusan menjadi korban, 284 korban meninggal dunia

Istimewa
Kondisi lingkungan dan para korban akibat terdampak gempa bumi Cianjur - Gempa Cianjur Sebabkan 284 Meninggal Dunia, Bocah Azka Lolos dari Maut 

TRIBUN-BALI.COM, CIANJUR - Bocah berusia 10 tahun lolos dari maut meski sempat terkubur berhari-hari sejak gempa bumi Cianjur, Senin 21 November 2022.

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Cianjur menyebabkan ratusan bangunan hancur dan ratusan menjadi korban.

Menurut data BNPB hingga Rabu 23 November 2022 ada 284 korban meninggal dunia, dan 40 orang masih hilang.

Salah satu korban yang selamat adalah bocah berusia 10 tahun yang bernama Azka Maulana Malik.

Baca juga: UPDATE Terbaru Gempa Cianjur, Jumlah Korban Terus Bertambah, Pemerintah Berikan Bantuan Uang Tunai

Azka ditemukan selamat dan dievakuasi Rabu 23 November 2022 di rumahnya yang hancur di Kampung Rawa Cina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ia dievakuasi petugas gabungan setelah dikeluarkan dari ruangan rumahnya yang tertimpa reruntuhan, namun terhalang lemari.

Pantauan Tribun lokasi ditemukannya Azka di Rawacina itu, berupa dak beton yang di dalamnya terdapat sebuah ruangan.

Paman Azka, Miftahudin mengatakan, reruntuhan tertahan lemari sehingga terdapat ruang untuk keponakannya bernafas dan bertahan hidup.

"Azka Maulana Malik ditemukan di kamarnya. Posisi Azka ada di bawah beton dak yang tertimpa reruntuhan. Alhamdulillah reruntuhan tertahan lemari. Jadi ada ruang buat Azka buat nernafas bertahan hidup," kata Miftahudin.

Kini, Azka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sayang, Cianjur. Lebih lanjut, Miftahudin mengatakan nenek dari Azka pun sudah ditemukan.

Namun, sang nenek yang bernama Edah tersebut ditemukan sudah meninggal dunia. Ia mengatakan, posisi Edah ditemukan adalah di kamar mandi.

"Lalu yang barusan ditemukan neneknya dari cucunya yang tadi sudah ditemukan tadi posisi ditemukan di kamar mandi. Sekarang lagi dievakuasi mau dipulasara di kuburan. Neneknya meninggal. Namanya nenek Mak Edah binti Isur," sambungnya.

Paman Azka itu mengatakan satu hari sebelumnya ibu keponakannya tersebut sudah ditemukan meninggal dunia.

"Yang kemarin yang meninggal ditemukan mamahnya dede Azka, anaknya Mak Edah," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved