Berita Jembrana

PILU, Nenek Ketut Dentri Ditemukan Hidup di Aliran Sungai, Hilang 3 Hari, Kondisinya Lemas 

Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis

Istimewa
Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022. Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara. Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu. 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022.

Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara.

Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jenazah Dadong Tangsi Warga Jehem Bangli Ditemukan Dalam Posisi Telungkup

Baca juga: Sempat Hilang, Dadong Sami Ditemukan Tewas di Terowongan Air Subak Gede Buahan Gianyar

Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022.

Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara.

Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu.
Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022. Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara. Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu. (Istimewa)

Menurut informasi yang diperoleh, warga setempat itu menghilang dari rumah sejak Kamis 24 November 2022 lalu.

Sejak saat itu, pihak keluarga dan kerabtnya berupaya untuk mencarinya.

Namun, ia tak kunjung ditemukan.

Sebab, Ketut Dentri diketahui meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.

Namun, ia sempat terlihat sepintas oleh tetangganya menuju utara di wilayahnya tinggal.

Berselang tiga hari, seorang warga yang juga anggota Polri, Bripka I Gede Ardana, justru menemukan nenek tersebut di aliran sungai kecil.

Lokasinya hanya berjarak sekitar 20 meter dari kebunnya.

Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022.

Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara.

Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu.
Seorang dadong (nenek) berusia 70 tahun, bernama Ni Ketut Dentri ditemukan dalam kondisi hidup di aliran sungai wilayah Banjar Kaleran, Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 27 November 2022. Dadong Ketut Dentri ini, ditemukan selamat namun dalam keadaan lemas dan sudah dilarikan ke RSU Negara. Ditemukannya dadong Ketut Dentri dalam kondisi hidup di sungai, merupakan keberuntungan, mengingat ia dinyatakan menghilang dari rumahnya sejak Kamis 24 November 2022 lalu. (Istimewa)

Nenek Ketut Dentri ditemukan dalam posisi badan miring, dan sebagian badannya terendam air.

Korban tidak mengenakan baju namun menggunakan rok warna abu-abu.

Kondisi korban lemas dan lecet-lecet.

Melihat kondisi tersebut, Bripka Ardana lantas menghubungi pihak keluarga dan segera melarikannya ke faskes terdekat hingga dirujuk ke RSU Negara, untuk mendapatkan pertolongan.

"Ditemukan dalam kondisi hidup tapi sudah lemas.

Saat ini sudah mendapatkan penanganan di RSU Negara," kata Kapolsek Mendoyo, AKP I Putu Suarmadi, Munggu 27 November 2022. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved