UMP Bali

Disnaker Dan Dewan Pengupahan Sepakati UMK Tabanan, Besaran Belum Disebut Sebelum Penetapan Provinsi

Disnaker dan Dewan Pengupahan telah sepakati UMK Tabanan, akan tetapi besaran belum disebut sebelum penetapan oleh Provinsi Bali.

ist
Penandatangan UMK Tabanan oleh Dinasker dengan Dewan Pengupahan, Senin 28 November 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Dinas Tenaga Kerja Pemkab Tabanan dan Dewan Pengupahan telah membahas tentang kenaikan UMK ( Upah Minimum Kabupaten) Tabanan, Senin 28 November 2022. Kenaikan UMK Tabanan sudah disepakati, namun belum dapat diuraikan berapa besaran kenaikan.

Kenaikan UMK Tabanan didasarkan pada komponen sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18 tahun 2022.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Tabanan, I Nyoman Putra mengatakan, untuk pembahasan sudah dilakukan. Antara pemerintah dengan dewan pengupahan.

Dewan pengupahan sendiri terdiri dari Serikat pekerja, serikat pengusaha, akademisi dan OPD terkait.

Dan baru saja disepakati tadi.

Selanjutnya, usai dari kesepakatan yang ditandatangani oleh seluruh pihak ini, maka prosesnya akan dimintakan rekomendasi ke Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Usai itu, baru untuk disampaikan ke Gubernur untuk ditetapkan.

“Tunggu saja dulu karena belum ditetapkan,” ucapnya Senin 28 November 2022.

Putra menyebut, meski belum ditetapkan. Hanya saja, penetapan UMK Tabanan itu pada dasarnya, mengacu sesuai Peremenaker 18 tahun 2022. Yang akan ditetapkan paling lambat 7 Desember 2022 mendatang.

Baca juga: Akhirnya Setuju Naik 7,81 Persen, SPSI: UMP Bali 2023 Pakpok

Dan terkait dengan angka sudah disepakati tapi belum dapat disampaikan karena belum ditetapkan oleh Gubernur Bali.

“Terkait dengan perhitungan atau skema penghitungan UMK tahun 2023 komponen sesuai permenkaer atau tekhnis itu. Saya kirim saja tekhnis perhitungan dalam permenakernya,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpun, bahwa perhitungan UMK untuk Kabupaten/Kota, bahwa daerah yang telah memiliki Upah Minimum, penetapan

Upah Minimum dilakukan dengan penyesuaian nilai sesuai Upah Minimum. Penyesuaian nilai Upah Minimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk tahun 2023 dihitung menggunakan formula penghitungan Upah Minimum dengan mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

Formula penghitungan Upah Minimum, merupakan penjumlahan antara inflasi dengan perkalian pertumbuhan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved