Berita Bali

Berikan Rumah Subsidi Untuk Rakyat Lebih Mudah, APERSI Adakan Musda ke Bali

Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

sari
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali. Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN. Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia ( APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali.

Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN.

Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga: Terpilih Menjadi Ketua DPD Apersi Bali, Sariana Komitmen Bantu Wujudkan 1 Juta Rumah Subsidi 

Baca juga: 31 Rumah Subsidi di Kelurahan Pendem Jembrana Terkena Dampak Tol Gilimanuk-Mengwi

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali.

Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN.

Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali. Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN. Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (Sari)

Ketika ditemui, Junaidi Abdillah selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APERSI, mengatakan dalam kunjungannya ini.

Ia mengajak pengurus-pengurus baru, agar nanti apa yang menjadi kendala, hambatan dapat dituntaskan untuk mewujudkan program satu juta rumah program pemerintah dalam rangka merumahkan rakyat.

“Ini harapan kita agar anggota-anggota ini dekat dengan Bank BTN, dan ketika dekat maka untuk realisasi KPRnya agar meningkat tujuannya, adalah untuk masyarakat kecil.

Bagaimana mendapatkan rumah dengan mudah,” jelasnya pada, Rabu 30 November 2022.

Ia juga menjelaskan, APERSI ini telah berdiri sejak Tahun 1998 dan merupakan sebuah organisasi, profesi dan pengembangan dengan jumlah anggota diseluruh Indonesia sebanyak 3.500 pengembang.

Realisasi tahun 2021 kemarin, dijelaskan Junaidi kurang lebih sudah sebanyak 103 ribu unit ter-revitalisasi KPR untuk masyarakat kecil dan ini sangat tinggi.

Menurutnya pasca Covid-19, itu justru industri property yang masih terjaga adalah industri property yang menyediakan perumahan bagi masyarakat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan peminatnya masih tinggi.

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali.

Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN.

Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), mengadakan musyawarah daerah ke Bali. Dan setiap melakukan musyawarah daerah, APERSI juga lakukan kunjungan ke Bank BTN. Di mana mereka bekerjasama, dalam mewujudkan 1 juta unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (sari)

“Walaupun banyak permasalahan yang ada di daerah ini, yang sengaja hadir di daerah itu tujuannya bagaimana agar teman-teman berkolaborasi bermitra dengan mitra kerja kita yang menunjang bisnis property.

Terutama perbankan, pertanahan, perizinan, dan lainnya.

Tujuan kita bagaimana kita mensinergikan, bagaimana merumahkan rakyat lebih mudah.

Dan pengembang lebih mudah mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam rangka pengurusan perizinan, pertanahan,” imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved