Berita Bangli

Jadi Narasumber FGD di Mabes TNI AD Jakarta Bupati Sedana Arta Paparkan Pembangunan di Bangli, Bali

Jadi Narasumber FGD di Mabes TNI AD Jakarta, Bupati Bangli Sedana Arta paparkan potensi serta perkembangan pembangunan di Kabupaten Bangli, Bali.

Ist
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menjadi narasumber dalam FGD di Markas Besar TNI AD Jakarta, Rabu (30 November 22). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memaparkan berbagai potensi yang  dimiliki Kabupaten Bangli.

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) di Markas Besar TNI AD Jakarta, Rabu 30 November 22.

Dalam FGD dengan tema 'Peran TNI AD Dalam Membantu Pemerintah Daerah Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Daerah Tertinggal' itu, Bupati Sedana Arta didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Dandim 1626/Bangli Letkol Arh Sutrisno, S.Sos , serta OPD terkait dilingkungan Pemkab Bangli. 

Dalam sambutannya, Koordinator Staf Ahli Kasad, Letnan Jendral TNI Afini Boer menyampaikan, dalam pembangunan di Indonesia ada banyak hambatan dan tantangan dari berbagai aspek.

Salah satu hambatannya adalah kebijakan pembangunan yang kurang merata.

Oleh sebab itu, diterbitkanlah UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

"Undang-undang ini merupakan upaya untuk mendorong proses percepatan pembangunan daerah oleh daerah itu sendiri dan hasilnya ditujukan untuk kesejahteraan rakyat di daerah tersebut," jelasnya.

Dari diskusi yang dilakukan, pihaknya berharap menemukan solusi terbaik, dan poin-poin penting sebagai bahan kajian.

Dengan demikian konsep Peran TNI AD Dalam Membantu Pemerintah Daerah Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Daerah Tertinggal bisa terwujud.

Baca juga: Anugerah Penyiaran Bali 2022, Sekda Dewa Indra Ajak Lembaga Penyiaran Kerjasama Membangun Bali

Sementara Bupati Sedana Arta pada kesempatan itu memaparkan Kabupaten Bangli adalah salah satu Kabupaten yang terletak di tengah-tengah pulau Bali.

Bangli merupakan salah satu Kabupaten yang tidak memiliki garis pantai, namun memiliki Gunung dan Danau Batur dengan pemandangan yang sangat menakjubkan, sebagai sumber air yang mampu mengaliri hampir semua Kabupaten yang ada di Bali.

Sehingga Bangli sering disebut sebagai sarining Padma Bhuana Bali

"Sejak menjabat sebagai Bupati, beberapa pembangunan strategis telah dilakukan di Kabupaten Bangli. Meliputi pembangunan alun-alun Bangli, pembangunan gedung DPRD, gedung BMB, Pembangunan RSUD Bangli, pembangunan pasar, peningkatan kapasitas jalan raya serta pembangunan infrastruktur lainnya, yang sudah tentu pembangunan tersebut adalah untuk kepentingan umum masyarakat Kabupaten Bangli," sebutnya.

Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini menambahkan, Bangli juga memiliki potensi alam yang luar biasa, yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian dan pariwisata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved