Berita Bali

Kabid Humas Polda Bali Ngopi Bareng Awak Media, Sampaikan Pesan Pasca KTT G20

Kabid Humas Polda Bali 'Ngopi' bareng awak media, sampaikan pesan pasca KTT G20 hingga kinerja Humas Polda Bali.

Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto. Sampaikan tiga pesan, mulai dari KTT G20 hingga kinerja Humas Polda Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto melakukan pertemuan dengan awak media di Kubu Kopi, Denpasar pada Rabu 30 November 2022.

Kehadiran Kabid Humas Polda Bali didampingi pula oleh sejumlah Staf Humas Polda Bali.

Pasalnya, pertemuan tersebut digelar guna menyampaikan sejumlah pesan, mulai dari perhelatan KTT G20 di Bali hingga kinerja Humas Polda Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Bali mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang senantiasa menginformasikan kepada Masyarakat Bali soal perhelatan KTT G20 di Bali.

Mulai dari pengamanan KTT G20 di Bali, hingga pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan pertemuan internasional tersebut.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah membantu membagikan atau menyiarkan, menyampaikan narasi atau informasi kepada masyarakat terkait KTT G20,” ucap Kabid Humas Polda Bali pada Rabu 30 November 2022.

Selain itu, Kabid Humas Polda Bali juga meminta permohonan maaf jika selama ia menjabat dianggap kurang maksimal dalam membagikan informasi.

“Kemudian yang kedua, saya juga bermohon maaf kalau ada selama ini, selama 4 bulan menjabat sebagai Kabid Humas (Polda Bali), masih belum maksimal, terutama kalau ada penyampaian atau pertanyaan dari rekan-rekan masih belum maksimal,” ujarnya.

Baca juga: KTT G20 di Bali Sukses, Gubernur Wayan Koster Ungkap Terima Kasih Wakili Pemprov dan Masyarakat Bali

Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, sejumlah kendala dialami Humas Polda Bali lantaran adanya hirearki dalam membagikan informasi.

“Ini permasalahannnya saya lihat dari satker diluar Humas (Polda Bali). Kadang-kadang komunikasinya belum lancar. Jadi kalau anak buah saya coba suruh tanyakan kasus ini, dari satker itu terhambat penyampaiannya.”

“Mereka berharap dari Direkturnya. Misalnya komunikasi Pak Oka (salah satu Staf Humas Polda Bali) ke staf atau kasubag atau kasubdit. Mereka masih menunggu dari Dirnya (Direktur Satker),” jelas Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto di Kubu Kopi, Denpasar.

Di akhir, Kabid Humas Polda Bali menyampaikan pesan soal penerapan tilang elektronik melalu kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Selain saat ini Polda Bali tengah menggelar Operasi Zebra Agung Tahun 2022, penerapan tilang elektronik telah sesuai dengan instruksi Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Yang ketiga, sekarang ini kan masuk Operasi Zebra, saya harap rekan-rekan bisa membantu mensosialisasikan sistem ETLE yang sekarang ini digunakan.”

“Sekarang ini berdasarkan perintah Kapolri, tidak diperbolehkan lagi menilang secara manual yaitu antara petugas kepolisian dengan pelanggar,” ucap Kabid Humas Polda Bali.

Ia menuturkan, Masyarakat Bali tak perlu khawatir soal penerapan tilang elektornik. Pasalnya, kamera ETLE hanya merekam pelanggar lalu lintas.

“Jadi sistemnya elektronik. Menggunakan kamera yang bisa memfoto. Jadi kamera itu langsung mengcapture pelanggar. Jadi kalau tidak melanggar, tidak terfoto itu.”

“ETLE itu langsung mengcapture yang melanggar. Misalnya orang yang tidak pakai helm, pasti kefoto. Orang yang tidak pake safety belt, kefoto. Kalau orang pakai safety belt sesuai aturan, itu tidak kefoto,” pungkas Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved