Berita Gianyar
Tekan Bullying, Jajaran Kepolisian Di Gianyar Gencarkan Penyuluhan
Penyuluhan terkait antisipasi terjadinya bullying (perundungan) terhadap anak-anak, Polsek Payangan lakukan di SMP Negeri 1 Payangan, Rabu 30 November
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bullying atau mengejek, meremehkan maupun melakukan kekerasan fisik pada seseorang yang tak melawan, merupakan perilaku yang secara tak langsung akan membentuk korban menjadi orang yang berbahaya, bahkan bisa berujung si korban bunuh diri atau sebaliknya, bisa menjadi seorang pembunuh.
Bullying yang masuk dalam ketegori tindak kekerasan psikologis ini, akan menjadi bom waktu lingkungan. Bahkan diduga, kasus bunuh diri yang belakangan kerap terjadi di Kabupaten Gianyar, Bali menjadi salah satu dampak bullying. Dimana akibat pernah menjadi korban bullying, para pelaku bunuh diri ini tak mau menceritakan pemasalahannya pada orang lain, sehingga ketika pikirannya buntu, iapun memilih mengakhiri jalan hidup.
Dampak buruk bullying ini lah saat ini menjadi salah satu fokus pihak kepolisian di Kabupaten Gianyar, Bali. Hampir setiap jajaran polsek turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan penjelasan pada para siswa, supaya tidak membully teman-temannya. Satu di antaranya Polsek Payangan.
Penyuluhan terkait antisipasi terjadinya bullying (perundungan) terhadap anak-anak, Polsek Payangan lakukan di SMP Negeri 1 Payangan, Rabu 30 November 2022 pukul 07.00 Wita. Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya, didampingi Kanit Intelkam dan Kanit Samapta Polsek Payangan.
"Kegiatan penyuluhan ini kita lakukan, karena maraknya kasus bullying terhadap anak-anak sekolah. Kita tak mau hal itu terjadi di wilayah Payangan, karena sangat merusak mental sampai menyebabkan terjadinya korban jiwa," ujar Kapolsek.
AKP Agus Ady juga meminta kepekaan guru. Dimana ketika ada tanda-tanda siswa yang dirundung, supaya segera memberikan perhatian pada korban, dan memberikan pemahaman bahaya bully pada si pembully.
"Kepada para guru agar bersama-sama memberikan edukasi, mengawasi siswanya secara maksimal, mengimbau agar tidak melakukan tindakan bullying, tidak melakukan tindakan kriminal, melanggar hukum, dan apabila terjadi haltersebut agar segera melaporkan kepada Polsek Payangan," tandasnya.
Kepala SMP N 1 Payangan, I Ketut Seraya Adnyana berterima kasih atas penyuluhan yang dilakukan Polsek Payangan. Dia mengungkapkan bahwa di sekolahnya selama ini tidak ditemukan terjadinya perundungan.
"Kami juga sudah sering memberi pengarahan kepada siswa-siswi serta pengawasan supaya tidak terjadi tindakan perundungan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polsek-Payangan-menggelar-penyuluhan-perundungan-di-SMPN-1-Payangan-Rabu-30-November-2022.jpg)