Berita Tabanan

Kasus HIV/AIDS di Tabanan Bali Meningkat, Begini Alasannya!

Penigkatan kasus HIV/AIDS, di Tabanan meningkat tajam.Dari 2021 yang hanya ditemukan sembilan kasus.Kini di 2022, meningkat menjadi 24 kasus.

Kompas.com
Ilustrasi - Penigkatan kasus HIV/AIDS, di Tabanan meningkat tajam. Dari 2021 yang hanya ditemukan sembilan kasus. Kini di 2022, meningkat menjadi 24 kasus. 24 kasus ini tercatat mulai awal Januari 2022 hingga Oktober 2022 lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Penigkatan kasus HIV/ AIDS, di Tabanan meningkat tajam.

Dari 2021 yang hanya ditemukan sembilan kasus.

Kini di 2022, meningkat menjadi 24 kasus.

24 kasus ini tercatat mulai awal Januari 2022 hingga Oktober 2022 lalu.

Baca juga: Perubahan Bentuk Kuku Ternyata Jadi Tada Awal Penyakit Berbahaya: Sakit Jantung Hingga HIV/AIDS

Baca juga: Dua Ibu Hamil di Bangli Bali Reaktif HIV, Simak Penjelasannya Berikut Ini

Ilustrasi - Penigkatan kasus HIV/AIDS, di Tabanan meningkat tajam.

Dari 2021 yang hanya ditemukan sembilan kasus.

Kini di 2022, meningkat menjadi 24 kasus.

24 kasus ini tercatat mulai awal Januari 2022 hingga Oktober 2022 lalu.
Ilustrasi - Penigkatan kasus HIV/AIDS, di Tabanan meningkat tajam. Dari 2021 yang hanya ditemukan sembilan kasus. Kini di 2022, meningkat menjadi 24 kasus. 24 kasus ini tercatat mulai awal Januari 2022 hingga Oktober 2022 lalu. (Kompas.com)

 

Informasi yang dihimpun, mulai 2018 lalu, Dinas Kesehatan Tabanan menemukan sebanyak 47 kasus HIV dan AIDS 61 kasus.

Kemudian, di 2019 kasus HIV ditemukan sebanyak 45 kasus dan AIDS 53 kasus.

Berlanjut di tahun 2020, untuk kasus HIV ditemukan sekitar 43 kasus dan AIDS 40.

Beranjak di tahun 2021, untuk HIV ada sekitar 53 kasus dan AIDS sembilan kasus.

Dan di tahun 2022, hingga Oktober 2022 AIDS meningkat tajam, menjadi 24 kasus dan HIV 45 kasus.

Nah, untuk kasus 2022 sendiri rentang kasus usia antara 5 tahun sampai 60 tahun.

Terbanyak adalah usia 20 tahun sampai 59 tahun.

Dan faktor jangkitan HIV/AIDS sendiri ialah hubungan heteroseksual, tatto, dan perinatal.

Ilustrasi - Dan di tahun 2022, hingga Oktober 2022 AIDS meningkat tajam, menjadi 24 kasus dan HIV 45 kasus.

Nah, untuk kasus 2022 sendiri rentang kasus usia antara 5 tahun sampai 60 tahun.

Terbanyak adalah usia 20 tahun sampai 59 tahun.

Dan faktor jangkitan HIV/AIDS sendiri ialah hubungan heteroseksual, tatto, dan perinatal.
Ilustrasi - Dan di tahun 2022, hingga Oktober 2022 AIDS meningkat tajam, menjadi 24 kasus dan HIV 45 kasus. Nah, untuk kasus 2022 sendiri rentang kasus usia antara 5 tahun sampai 60 tahun. Terbanyak adalah usia 20 tahun sampai 59 tahun. Dan faktor jangkitan HIV/AIDS sendiri ialah hubungan heteroseksual, tatto, dan perinatal. (Tribun Manado)

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ketut Nariana, mengatakan untuk faktor peningkatan kasus sendiri ialah dikarenakan kurang disiplinnya orang yang terjangkit untuk meminum obat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved