Sponsored Content

Gubernur Bali dan Bupati Suwirta Teken Serah Terima Hibah Tanah dan Bangunan Pemkab Klungkung

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang dari Gubernur Bali, Wayan Koster dengan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta

Istimewa
Gubernur Bali dan Bupati Suwirta Teken Serah Terima Hibah Tanah dan Bangunan Pemkab Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - GUBERNUR Bali, Wayan Koster menerima Hibah Tanah dan Bangunan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk dimanfaatkan dalam pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung yang ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang dari Gubernur Bali, Wayan Koster dengan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta.

Penandatanganan Berita Acara disaksikan Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Kejaksaan Tinggi Bali, DPRD Bali, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali Ir Andry Novijandri, Pengadilan Tinggi Denpasar, Ketua DPRD Klungkung, Kapolres Klungkung, Kejari Klungkung, Komandan Kodim 1610/Klungkung, Ketua Pengadilan Negeri Semarapura, dan Tokoh Masyarakat di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Kamis 1 Desember 2022 bertepatan Wraspati Umanis Gumbreg.

Gubernur Koster mengucapkan terimakasih kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, dan Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Shirley Manutede atas dukungannya.

Baca juga: Komisi III DPRD Bangli Bahas Permohonan Hibah Tanah dan Bangunan Puskesdes Cempaga

Karena, Bapak Jaksa Agung bersama jajarannya sebelumnya telah memberikan hibah barang rampasan negara di Kabupaten Klungkung sebagai pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali dan Prasarana Pengendalian Banjir Tukad Unda serta Waduk Muara Unda di Kabupaten Klungkung dengan total 43 sertifikat dan lahan seluas 7,6 ha.

Kemudian Bupati Klungkung memberikan hibah 15 bidang tanah seluas 14,1724 ha dan Gedung serta Bangunan sebanyak 2 Unit Bangunan Gedung yang terdiri dari 1 Gedung Ruang Tunggu Dermaga dan 1 Unit Bangunan Pelinggih Padmasana dan Penyengker di Desa Gunaksa.

Khusus untuk tanah yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Klungkung kepada Pemprov Bali seluas 14,1724 ha tersebut, terdiri dari :

1) 9 Bidang Tanah yang terletak di Desa Gunaksa dan Desa Tangkas;

2) 1 Bidang Tanah yang terletak di Desa Jumpai; dan

3) 5 Bidang Tanah di Desa Gunaksa atau merupakan Tanah Dermaga Gunaksa.

Gubernur Koster menyampaikan, Tanah Eks Galian C di Gunaksa tercatat sangat lama dari dulu masalahnya tidak selesai-selesai, dan baru sekarang selesai.

Bahkan tanah yang tadinya compang-camping terlantar, amburadul, tidak karuan, tidak menghasilkan apa-apa sejak berpuluh-puluh tahun, itu sekarang bisa diselesaikan dan akan menjadi tempat yang sangat bagus, yaitu menjadi Kawasan Pusat Kebudayaan Bali.

Gubernur jebolan ITB ini mengatakan, ada sekitar 1.000 bidang tanah lebih yang bisa diselesaikan dan masyarakat yang dulunya tidak memiliki batas tanah yang jelas, sekarang sudah mendapatkan haknya berupa ganti rugi untuk dimanfaatkan sebagai Kawasan Pusat Kebudayaan Bali.

Sehingga status lahan di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali sebanyak 90 persen lebih sudah clear untuk pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali yang akan didedikasikan kepada Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia bahkan Dunia.

Karena di kawasan ini akan menjadi suatu kawasan yang sangat tinggi dari sisi budaya, maupun memberi manfaat dari segi ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved