Penemuan Mayat di Denpasar

Kaling Banjar Adat Dangin Tangluk Sempat Info Pembagian Sembako Sebelum Korban Hilang

Saat itu, Wayan Sudanta kebetulan ingin menginformasikan pengumuman pengambilan sembako kepada KS.

Yunia/Tribun Bali
KS, lelaki 45 tahun ditemukan tewas di dalam sumur, di tempat persembahyangan keluarga besarnya. Ia pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga, yang awalnya mencium bau busuk saat hendak melakukan persembahyangan. Kaget melihat sumur yang sudah dipenuhi lalat, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kepala lingkungannya. Sebagai Kepala Lingkungan, Wayan Sudanta, kemudian merespon cepat laporan warganya yang mencium bau busuk di sekitar Dangin Tangluk. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KS, lelaki 45 tahun ditemukan tewas di dalam sumur, di tempat persembahyangan keluarga besarnya.

Ia pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga, yang awalnya mencium bau busuk saat hendak melakukan persembahyangan.

Kaget melihat sumur yang sudah dipenuhi lalat, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kepala lingkungannya.

Sebagai Kepala Lingkungan, Wayan Sudanta, kemudian merespon cepat laporan warganya yang mencium bau busuk di sekitar Dangin Tangluk.

Baca juga: KS Nekat Akhir Hidup di Sumur Pura Keluarga di Dangin Tangluk, Keluarga Sebut Dia ODGJ & Yatim Piatu

Baca juga: Cium Bau Menyengat dari dalam Sumur, Warga Dangin Tangluk Denpasar Dikejutkan dengan Penemuan Mayat

Keluarga KS saat ditemui Tribun Bali pada Jumat 2 Desember 2022.
Keluarga KS saat ditemui Tribun Bali pada Jumat 2 Desember 2022. (Tribun-Bali.com/ Putu Yunia Andriyani)

Setelah di cek di lokasi, Wayan Sudanta menuturkan memang aroma di seputaran pura keluarga ini sangat menyengat.

“Jadi informasi dari keluarga memang sudah hilang dari dua tiga hari yang lalu.

Setelah dicek di sini memang sudah banyak lalat di sumur, kita lapor ke pihak berwajib,” kata Wayan Sudanta.

Wayan Sudanta menuturkan KS merupakan seorang ODGJ, yang sudah sejak lama sempat keluar masuk RSJ Bangli.

Dalam kesehariannya pada saat normal, KS berperilaku sama seperti masyarakat lainnya.

Namun, apabila gangguannya kambuh, KS sering berbicara tak jelas dan tak karuan.

Penemuan mayat di sumur - Pemerintah adat, dinas, dan keluarga berdiskusi untuk melakukan upacara kepada KS atas musibah yang mereka alami.
Penemuan mayat di sumur - Pemerintah adat, dinas, dan keluarga berdiskusi untuk melakukan upacara kepada KS atas musibah yang mereka alami. (Yunia/Tribun Bali)

Dengan kondisinya seperti itu, masyarakat Banjar Adat Dangin Tangluk sendiri sudah memaklumi sosok KS ini.

Untuk mendukung penyembuhan, KS sendiri telah mendapatkan bantuan dari keluarga dan tenaga kesehatan yang membidangi ODGJ.

Mereka selaku melakukan pendampingan dan montoring kepada KS selama sehari-harinya.

Setahun yang lalu, KS diceritakan sempat melakukan percobaan mengakhiri hidupnya dengan menusukan pisau ke tubuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved