Berita Bali

200 Relawan PMI Berkumpul di Buyan, PMI Kolaborasi Dengan Masyarakat Tingkatkan Kapasitas Dalam TBR

Sebanyak 200 relawan PMI berkumpul di Buyan, PMI kolaborasi dengan masyarakat untuk tingkatkan kapasitas dalam TBR.

Tribun Bali/Putu Yunia Andriyani
Pelaksanaan kegiatan Temu Bakti Relawan yang dibuka secara langsung oleh Ketua PMI Provinsi Bali dan diikuti seluruh PMI se-Bali di Buyan, Pancasari. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Lebih dari 200 relawan Palang Merah Indonesia akhirnya kembali berkumpul secara langsung untuk memperingati Hari Relawan Palang Merah Indonesia.

Ini merupakan kali pertama perkumpulan relawan secara langsung setelah dua tahun Bali diterpa pandemi COVID-19.

Acara yang bernama Temu Bakti Relawan (TBR) ini diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Buleleng dan didukung PMI Provinsi Bali'> PMI Provinsi Bali.

Kegiatan mengambil tempat di Taman Wisata Gangga Buyan, Desa Pancasari, Buleleng selama tiga hari yaitu, 2-4 November 2022.

TBR dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Provinsi Bali'> PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra pada Sabtu, 3 November 2022 yang ditandai dengan penancapan kapak diikuti pembunyian sirine ambulans.

I Gusti Bagus Alit Putra mengatakan TBR merupakan acara tahunan relawan yang bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap para relawannya.

Ia melihat sejauh ini relawan PMI telah semangat melakukan tugas-tugas kemanusiaan dan akan terus berlanjut hingga kedepannya.

Seperti yang baru saja dilaksanakan yaitu ikut serta dalam penanggulangan bencana banjir bandang di Jembrana.

Baca juga: ATENSI Kemanusiaan, PMI Dirikan Dapur Umum, Warga Harapkan Donasi Makanan & Pakaian

Oleh karena itu, penting bagi Palang Merah Indonesia, khususnya di Provinsi Bali untuk memberikan penghargaan kepada relawan.

“Peringatan Hari Relawan dalam TBR ini mengunggah para relawan untuk semangat bekerja.

Ini juga penting untuk menjaga kekompakan seluruh relawan di Bali dalam menyongsong tugas-tugas berat,” kata Alit Putra.

Alit Putra menambahkan TBR merupakan langkah nyata dalam pembinaan relawan sehingga berimbang antara teori dan praktik di lapangan.

Hal ini direalisasikan dalam kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama dan Sosialiasi HIV dan AIDS yang juga berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, kegiatan yang mengambil tempat persis di tepi Danau Buyan ini mengajarkan relawan untuk ikut serta melestarikan alam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved