Berita Denpasar

Stok Blangko e-KTP Disdukcapil Kota Denpasar Menipis, Jika Habis Menunggu hingga Januari 2023

Stok Blangko e-KTP Disdukcapil Kota Denpasar Menipis, Jika Habis Menunggu hingga Januari 2023

Penulis: Putu Supartika | Editor: Fenty Lilian Ariani
kompas.com
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Jumlah blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar menipis.

Dimana berdasarkan data terakhir, jumlah blangko e-KTP tersebut masih tersisa 66 keping.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar,  Dewa Gede Juli Artabrata mengatakan, apabila blangko tersebut habis, maka blangko akan kosong hingga Januari 2023.

Dewa Juli mengatakan, hal tersebut sesuai dengan SE Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI No 471.13/17740/Dukcapil tertanggal 18 Nopember 2022 yang menyatakan stok blangko e-KTP belum tersedia.

"Menindaklanjuti kondisi itu, kami Disdukcapil Kota Denpasar melakukan langkah antisipasi terhadap warga yang akan mencari e-KTP pada saat blangko kosong," kata Dewa Juli, Minggu, 4 Desember 2022.

Pihaknya akan menerbitkan surat keterangan (suket) yang akan berlaku hingga 5 Januari 2023 mendatang. 

Karena setelah itu blangko e-KTP akan dikirim ke daerah, termasuk Denpasar.

"Jadi selama blangko belum ada, maka kita akan terbitkan suket bagi masyarakat yang mencari e-KTP selama periode hingga awal Januari 2023," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga akan diterbitkan identitas digital atau KTP secara digital bagi pemilik Android maupun IOS.

Untuk program identitas digital ini sebelumnya sudah diterapkan di lingkungan Disdukcapil secara intern.

Dikatakan, saat ini penerapan kependudukan digital sudah bisa diterapkan kepada masyarakat umum. 

"Sesuai arahan dari Dirjen Dukcapil, penerapan identitas digital dilakukan dalam beberapa tahap sebelum diterapkan pada masyarakat umum.  Untuk tahap awal sudah diterapkan pada pegawai di lingkungan Disdukcapil kabupaten/kota, selanjutnya pegawai ASN seluruh Indonesia. Kemudian disusul untuk mahasiswa dan pelajar," katanya.

Identitas kependudukan digital ini bukan hanya KTP, tetapi juga data lainnya, seperti KK serta yang lainnya, karena akan menjadi satu data. 

Termasuk sertifikat vaksin pun akan terlihat di dalamnya.

Sementara itu, untuk mendekatkan pelayanan, Disdukcapil Denpasar juga memberikan pelayanan dokumen kependudukan di masing-masing kantor  perbekel dan lurah. 

Misalnya saja untuk mencetak KTP tidak harus datang ke Kantor Disdukcapil, tetapi bisa melalui Kantor perbekel maupun lurah. 

Selain itu juga bisa mencetak lewat mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang sudah ada di beberapa titik. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved