Bali Democracy Forum

323 Delegasi dari 112 Negara Ikut BDF ke-15, Menlu Komitmen Perjuangkan Demokrasi

23 Delegasi dari 112 Negara Ikut BDF ke-15, Menlu Komitmen Perjuangkan Demokrasi Untuk Hadapi Tantangan Dunia

Putu Yunia
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno L.P. Marsudi telah membuka pertemuan ke-15 Bali Democracy Forum (BDF) di Bali National Convention Centre (BNCC), Nusa Dua, Bali pada Kamis, 8 Desember 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi telah membuka pertemuan ke-15 Bali Democracy Forum (BDF). 

Acara ini dilaksanakan di Bali National Convention Centre (BNCC), Nusa Dua, Bali pada Kamis, 8 Desember 2022. 

Pertemuan ini mengusung konsep baru yaitu Hybrid yang menjadikan acara lebih interaktif daripada pertemuan dua tahun terakhir. 

Sebelumnya, mayoritas peserta BDF ini hadir secara fisik sehingga panitia harus membatasi registrasi karena kapasitas ruangan yang tidak mencukupi. 

BDF tahun ini dihadiri oleh 323 peserta dari 112 negara serta lima organisasi internasional dan 52 di antaranya hadir secara virtual. 

Turut berpartisipasi pula melalui virtual Sekjen PBB, menteri dan wakil Menteri Luar Negeri, sekjen PIF, dan lain sebagainya.

Tema yang diangkat dalam BDF tahun ini, yaitu “Democracy in the Changing World: Leadership and Solidarity”.

Menlu Indonesia mengatakan tema ini sangat relevan dengan situasi dunia saat ini yang sedang menghadapi tantangan yang sangat luar biasa. 


Guna menghadapi tantangan tersebut diperlukan sebuah Leadership Collective dan juga solidaritas dunia yang kuat dan efektif. 


“Presidensi G20 kemarin menunjukkan bahwa Leadership dan Solidarity yang sangat kuat memang sedang diperlukan oleh dunia saat ini. 


Nilai-nilai demokratis seperti inklusivitas dan dialog menjadi pegangan Indonesia dalam menjalankan Presidensi G20 sehingga hasilnya baik di tengah tingginya pesimisme,” kata Menlu, Retno Marsudi. 

Retno Marsudi menuturkan selama satu setengah dekade BDF, Indonesia terus konsisten mempromosikan dan memperjuangkan demokrasi. 

Indonesia harus mendukung prinsip-prinsip demokrasi seperti inklusivitas dan dialog yang menjadi kunci perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan.

Senada dengan Sekjen PBB, Menlu juga menyampaikan demokrasi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan dan semua orang bertanggung jawab atas hal tersebut. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved