Table Tennis Championship

UT–Tribun Bali Table Tennis Championship Resmi Dibuka, Lebih Baik Tenis Meja Daripada Pakai Narkoba

UT–Tribun Bali Table Tennis Championship Resmi Dibuka, Lebih Baik Tenis Meja Daripada Pakai Narkoba

TRIBUN BALI/ ADRIAN AMURWONEGORO
Kejuaraan UT – Tribun Balil Table Tennis Championship di Gedung Olah Raga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Bali, pada Kamis 8 Desember 2022 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kejuaraan Universitas Terbuka – Tribun Bali Table Tennis Championship “Smash on Drugs” resmi dibuka dengan venue di Gedung Olah Raga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Bali, pada Kamis 8 Desember 2022.

Opening ceremony ditandai dengan pemukulan bola pingpong pertama oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar, Drs Anak Agung Gede Agung MAP bertanding melawan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali Brigjen Pol Dr. R Nurhadi Yuwono SIK, Msi CHRMP.

Kemudian disusul pemukulan bola melalui Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si bersama Direktur UT Denpasar Agus Tatang Sopandi, S.Sn., M.Pd.

Kadispora Gianyar, Drs Anak Agung Gede Agung MAP yang mewakili Bupati Gianyar Made Mahayastra menyambut gembira pemilihan Gianyar sebagai tuan rumah perhelatan UT-Tribun Bali Table Tennis Championship yang memberikan dampak positif bagi Gianyar dan Bali pada umumnya dengan harapan dapat menjadi agenda tahunan karena melalui kejuaraan seperti ini menjadi jalan untuk meraih prestasi.

“Kabupaten Gianyar sebagai tuan rumah berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun, kita ketahui bersama prestasi tidak dapat diraih s ecara instan namunmelalui pembinaan berjenjang, terpola, dan terstruktur,” kata AA Gede Agung

Menurut dia, UT – Tribun Bali Table Tennis Championship menjadi media efektif mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan yang telah dilaksanakan oleh para atlet dari tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi bisa untuk menjadi bahan evaluasi kekurangan yang ada agar atlet merajut prestasi lebih tinggi dan tinggi lagi, peserta turnamen ini menjadikan ajang ini menambah pengalaman dan kemampuan dalam bertanding , kepada para wasit untuk objektif dalam menilai dan melihat atlet yag bertanding sehigga prestasi yang dicapai objektif,” jabarnya.

Kata Kadispora, bahwa tenis meja di Gianyar sudah menjadi kegemaran seluruh lapisan masyarakat dari anak muda sampai orang dewasa sekalipun, tidak mengenal batasan usia, karena terlebih bagi anak-anak usia musa, tennis meja menjadi bagian pendidikan karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, semangat juang dan pantang menyerah

“Lebih baik main tenis meja dariada main narkoba, untuk menghentikan peredaran narkoba adalah dari kesadaran diri kita, jadi jangan coba-coba,” tegasnya menyampaikan pesan Bupati.

Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Dr. R Nurhadi Yuwono SIK, Msi CHRMP mengawali sambutannya dengan menyerukan salam sehat dan Bahagia tanpa narkoba. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Universitas Terbuka yang bergerak di bidang Pendidikan dan Tribun Bali di bidang media, untuk mengusung semangat sportifitas dan kampanye anti narkoba melalui kegiatan positif olahraga tenis meja.

“Ini sebuah event olahraga Kerjasama UT – Tribun Bali, ini tidak mudah dan memang harus diilakukan, pendidikan sejak dini kegiatan yang dkelola dalam bentuk olahraga akan membentuk atlet tingkat lokal nasional dan internasional sudah sepatutnya digelar dalam event yang berkesinambungan penuh semangat juang di dalam melaksanakan kegiatan seperti ini, harus diapresiasi dan hargai bahwasannya tidak semua bisa mengelola kegiatan seperti in, kita cukup bangga apabila dari UT dan Tribun dan panitia lain mendukung kegiatan ini,” ungkap Nurhadi

Nurhadi datang membawa gelora semangat War on Drugs dan Smash on Drugs dari Kepala BNN RI, Petrus Reinhard Golose yang mengajak para atlet dan masyarakat untuk memerangi narkoba melalui kegiatan olahraga

“Semangat ini yang harus ditanamkan sejak dini, bahwasannya daripada menikmati narkoba lebih baik nikmati olahraga. Saya senang adik-adik kecil luar biasa, agar dipertahankan menjadi atlet yang membanggakan dan menginsipirasu anak-anak usai dini sampai dewasa tetap eksis dalam kegiatan olahraga tenis meja,” tuturnya.

Nurhadi membeberkan bahwa masyarakat harus memahami situasi peredaran narkoba di Bali dan Indonesia tergolong cukup tinggi sehingga perlu untuk diperangi dengan strategi-strategi smart power dan soft power.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved