Table Tennis Championship

Komitmen Universitas Terbuka Hidupkan Kejayaan Tenis Meja, Fasilitasi Penuh Atlet Berprestasi

Komitmen Universitas Terbuka Hidupkan Kejayaan Tenis Meja, Fasilitasi Penuh Atlet Berprestasi

TRIBUN BALI/ ADRIAN AMURWONEGORO
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Terbuka (UT) Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR -  Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Terbuka (UT) Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si sangat optimis atas digelarnya kejuaraan Table Tennis Championship oleh Universitas Terbuka bersama Tribun Bali sebagai upaya membangun kejayaan kembali olahraga tenis meja di tanah air.

Universitas Terbuka berkomitmen menjadi rumah besar bagi atlet tenis meja di tanah air. Hal itu dibuktikan dengan pemberian beasiswa kepada atlet berprestasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi di UT serta mendukung penuh dalam karier olahraga dan akademik.

“Kelak, pada saatnya pasti lahir atlet tenis meja berprestasi dunia. Mereka harus dibina secara berjenjang dari umur belia, remaja, hingga dewasa termasuk pada saat mereka masuk usia kuliah. Selain berprestasi sebagai atlet, mereka juga harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan tinggi,” kata Prof Ali saat dijumpai Tribun Bali di sela opening ceremony turnamen tenis meja UT – Tribun Bali di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Bali, pada Kamis 8 Desember 2022.

Prof Ali berkaca pada banyak atlet yang saat memasuki usia senja tidak memiliki cukup modal dan bekal masa tua karena sebelumnya tidak memiliki pengalaman belajar pada jenjang pendidikan tinggi. 

“kami ingin membentuk atlet yang sukses di lapangan, sukses di studi, dan sukses di masyarakat, pun saat telah pension sebagai atlet. Mereka adalah anak bangsa yang berjasa mengharumkan nama bangsa dan Negara. Oleh karena itu sepantasnya pula mereka kita berikan bekal yang cukup kelak jika telah pensiun, salah satunya dengan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Di samping itu, melalui kejuaraan ini pihaknya juga ingin menularkan semangat sportivitas dan semangat juang bagi atlet-atlet muda dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan respect kepada sesama, khususnya sesama atlit. Olahraga merupakan salah satu benteng anak-anak kita dari pengaruh dan kegiatan negatif.

Semangat perang melawan narkoba juga digelorakannya dalam kejuaraan ini, karena dengan melakukan kegiatan positif seperti olahraga tenis meja ini, dapat mengalihkan perhatian mereka dari kegiatan-kegiatan negatif termasuk coba-coba dengan narkotika.

“Olahraga adalah salah satu wahana yang paling logis dan masuk akal untuk menyalurkan energi positif dan perhatian anak anak pada aktivitas positif dan produktif. Olahraga akan  membangun sportifitas, menamanmkan nilai kejujuran dan respek serta membentengi dari kegiatan-kegiatan yang tidak berguna negatif dan sia-sia sepeti penyalahgunaan narkoba, dari usia belia hingga dewasa,” paparnya.

Kejuaraan tenis meja terbuka ini menjadi ruang pencarian, penyemaian dan penumbuhkembangan bakat-bakat tenis meja tanah air. 

Kejuaraan di Kabupaten Gianyar  ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh UT di tingkat daerah serta wujud perhatian khusus melalui fasilitas kejuaraan yang bisa mengantarkan para atlet ke jenjang lebih tinggi untuk dikirim ke ajang bergengsi di tingkat nasional maupun internasional.

Tenis meja ini memiliki posisi khusus dalam perjalanan keolahragaan di tanah air. Indonesia pernah memiliki atlet tenis meja yang masuk 4 besar Asia, dan beberapa kali juara pada level Asia Tenggara. Kami bercita-cita mengembalikan kejayaan tenis meja itu di masa sekarang dan yang akan dating. UT yang memiliki 39 kantor daerah di tanah air dan satu layanan luar negeri yang mengelola mahasiswa UT di lebih dari 40 negara di dunia, bersungguh-sungguh membangkitkan kembali kejayaan tenis meja,” paparnya.

UT-Tribun Bali Table Tennis Championship diikuti sebanyak 345 orang dari 11 kategori, mereka berlaga di Gedung Olah Raga Kebo Iwa, Gianyar, Bali, pada 8-11 Desember 2022.
Terdapat 11 kategori yang dipertandingkan dalam UT-Tribun Table Tennis Championship meliputi Tuggal Putra U-12 dengan 82 peserta dan Putri U-12 48 peserta, Tuggal PutraU-15 48 peserta dan Putri U-15 28 peserta, Tuggal Putra U-18 19 peserta dan Putri U-18 dengan 11 peserta.

Kemudian, Tuggal Putra Senior 32 peserta dan Putri Senior 17 peserta, Tuggal Putra Mahasiswa 8 peserta dan Putri Mahasiswa 10 peserta serta Ganda Putra 90+ sebanyak 42 peserta.

Mereka bakal bertanding dengan memperebutkan total hadiah dalam turnamen yang perdana digelar ini sebesar Rp 65 juta rupiah.

“Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara UT terlibat dalam pencegahan narkoba dengan mengalihkan perhatian kepada kegiatan postitif tenis meja. Pada skala nasional UT juga telah mengadakan turnamen tenis meja nasional tingkat pelajar yang adakan setiap tahun. Kami patut berbangga Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar merupakan daerah yang pertama kali bagi UT menyelenggarakan turnamen tenis meja. Selanjutnya kejuaran-kejuaran semacan akan diselenggarakan di seluruh daerah khususnya dimana UT Daerah berada. Semakin berkompetisi, semakin terasah, dan semakin sportif maka dengan sendirinya  atlet berprestasi akan bermunculan,” pungkas Prof Ali. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved