Berita Tabanan

Polres Tabanan Siaga Nataru, 293 Personel Diterjunkan Jaga Tempat Ibadah Hingga Jalur Nasional

Polres Tabanan Siaga Nataru, 293 Personel Diterjunkan Jaga Tempat Ibadah Hingga Jalur Nasional

Humas Polda Bali
Dalam rangka menyambut perayaan Nata melaksanakan patroli menyambangi tempat ibadah 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Polres Tabanan bersiap menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2022-2023. Yakni dengan dilakukannya, penyiagaan personel dari beberapa satuan untuk pengamanan tempat ibadah dan jalur-jalur nasional. Dimana fokus utama ialah pengamanan untuk menjelang ibadah umat Kristiani hingga warga yang menyambut tahun baru.

Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan survey terkait rumah ibadah dan juga jalur- jalur yang ada di wilayah hukum Polres Tabanan. Terutama jalur Nasional dan jalur-jalur lain yang akan sering di lalui masyarakat baik itu yg akan beribadah, berwisata dan yang akan merayakan Tahun Baru.

“Ini sedang kami data dan survey. Baru untuk kemudian dilakukan koordinasi selanjutnya,” ucapnya Jumat 9 Desember 2022.

Ranefli menjelaskan, bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti halnya dengan Dishub, PU, Sat Pol dan instansi terkait lainnya atau TNI. Pihaknya, juga memetakan untuk peta kerawanan. Atau bisa dikatakan ialah titik kumpul saat perayaan tahun baru 2022.

“Mulai dari sebelum perayaan Natal kami akan melaksanakan patroli misalnya. Dan memetakan lagi untuk titik titik kumpul, perayaan tahun baru nantinya,” ungkapnya.

Sementara untuk personel, Ranefli mengurai bahwa personel Polri yang akan disiagakan untuk pengamanan Nataru nantinya ialah sekitar 193 personel ops dan nanti akan ditambah 100 personel penebalan.

“Total 293 orang personel yang kami terjunkan dari beberapa satuan di Polres Tabanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Tabanan sudah siaga di masing-masing Mako baik Polres dan Polsek jajaran. Hal itu dilakukan, buntut dari penyerangan atau aksi bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu 7 Desember 2022 lalu. Polres Tabanan dan jajaran siaga. Itu terbukti dengan dilakukannya pemeriksaan ketat ke setiap pengunjung yang datang ke Mapolres Tabanan. Instruksi siaga juga disampaikan oleh Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra untuk Polsek jajaran.

Ranefli sebelumnya mengaku , bahwa pihaknya sudah menerapkan protap penjagaan Mako. Bahkan sebelum kejadian di Bandung tersebut. Namun, dengan kejadian ini maka intensifitas dengan pengecekan maka dikakukan. Dibarengi pula dengan penigkatan kewaspadaan tanpa harus membuat takut masyarakat dan anggota.

“Kami sudah lakukan sebelum ini. Tinggal pengecekan saja untuk dilakukan dengan baik. Jadi sudah protap,” tuturnya waktu itu.

Ranefli menjelaskan, bahwa instruksi dari Polda Bali juga sudah turun. Yakni dengan pengamanan internal. Instruksinya itu dalam bentuk imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan atau instruksi itu akhirnya dilaksanakan dengan pengecekan baik orang dan barang yang masuk ke dalam Mako. Baik Mako Polres dan Mako Polsek jajaran.

“Ya instruksinya meningkat kewaspadaan. Memaksimalkan pengawasan orang yang keluar masuk, baik itu dari CCTV atau pemeriksaan langsung,” katanya.

Ia menambahkan, untuk Mako Polsek jajaran hampir menyeluruh di 10 Kecamatan di Tabanan, dilengkapi dengan CCTV untuk memonitor tiap pergerakan orang yang keluar masuk. Dan pengamanan pun nampak terlihat saat siang hingga sore tadi.

“Seluruhnya di 10 Kecamatan ada CCTV untuk Mako Polsek. Pemeriksaan langsung juga kami lakukan,” bebernya. (*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved