Berita Bali
Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar Adakan Wisuda Ke-10, Ini Harapan Untuk Wisudawan
Sebanyak 60 wisudawan ikuti wisuda ke-X Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar pada, Sabtu 10 Desember 2022 di Harris Hotel Denpasar.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 60 wisudawan ikuti wisuda ke-X Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar pada, Sabtu 10 Desember 2022 di Harris Hotel Denpasar. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri juga oleh para orangtua atau wali wisudawan.
Dalam sambutannya, Ketua STAI Denpasar yakni Jumari, S.P., M.Pd. mengatakan STAI Denpasar bernaung dibawah Yayasan Al Maaruf yang merupakan Yayasan yang paling komplit menyediakan pendidikan untuk masyarakat khususnya yang beragama muslim.
STAI Bali berdiri pada Tahun 2008 dan usianya kini sudah 14 Tahun.
“STAI Denpsar dari 2008 sampai sekarang banyak memiliki cita-cita dan cita-cita yang banyak itu sebagian besar sudah dapat diraih dan belum bisa diraih hingga hari ini adalah cita-cita alih bentuk,” kata, Jumari.
Dan nantinya juga akan menambah prodi sehingga status STAI tidak lagi Sekolah Tinggi tapi naik menjadi Institut. Ini kata Jumari merupakan cita-cita dari STAI yang paling besar. Hingga kini STAI denpasar memiliki alumni sebanyak 500 orang.
“Saat ini untuk program S1 IPK tertinggi jatuh pada angka 3,60. Mohon dimaknai bagiamana IPK di STAI bisa saja dibuat gampang 3,8 atau 3,9 tapi kenapa IPK tertinggi sekitar 3,60 ? ini menunjukan nilai menjadi bagian terpenting setiap prosesnya kita tidak main-main,” paparnya.
Proses untuk mencapai S1, Kata Jumari ketika mahasiswa menghadapi ujian akhir mereka luar biasa mengalami proses ada tangis dan bahagia setelah dinyatakan lulus. Jadi jerih payahnya luar biasa. Kini banyak ditemui kasus ijazah palsu, inilah pentingnya diadakan wisuda agar dapat membuktikan bahwa wisudawan ini resmi pernah menempuh pendidikan S1.
Baca juga: Wisuda 2022, Politeknik Internasional Bali: Optimizing Tourism Recovery Toward Indonesia Society 5.0
Tema wisuda yang diusung STAI adalah moderat, profesional, dan kearifan lokal diera digital atau global. Nanti ketika di masyakarat wisudawan diharapkan dapat menjaga sikap moderat jangan terlalu ‘ngegas’ dan jangan diam-diam saja jika ada hal yang tidak benar. Harus mengambil posisi moderat atau ditengah-tengah. Sementara, profesional ada dua yang utama yakni tanggung jawab dan etika.
“Kami yakin wisudawan menjaga etitude dan tanggung jawab. Kami atas nama Yayasan dan STAI Bali menghaturkan banyak terima kasih karena telah mempercayakan pendidikan S1 ke STAI,” tutupnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sebanyak-60-wisudawan-ikuti-wisuda-ke-X-Sekolah-Tinggi-Agama-Islam-STAI-Denpasar.jpg)