Berita Jembrana

Korban Rumah Ambruk Jembrana Segera Dapat Bantuan, 3 Bulan Menderita Tinggal di Tenda Darurat

BPBD Jembrana mengakui telah berkomunikasi, dengan Pemprov Bali melalui BPBD Provinsi Bali, terkait bantuan biaya stimulan kepada korban rumah ambruk

Coco
Komang Arta menuturkan, sejak rumahnya ambruk pada 11 September 2022 lalu, belum ada kepastian bantuan bedah rumah. Sehingga ia terpaksa tinggal di tenda darurat Kementrian Sosial selama ini. Namun begitu, di tengah cuaca ekstrem yakni hujan dan panas saat ini, ia dan keluarganya selalu was-was. Sebab, ketika hujan, air akan masuk ke dalam tenda. Sedangkan saat panas ia tak bisa berada di dalam tenda, karena kepanasan. 

TRIBUN-BALI.COM - BPBD Jembrana mengakui telah berkomunikasi, dengan Pemprov Bali melalui BPBD Provinsi Bali, terkait bantuan biaya stimulan kepada korban rumah ambruk di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Senin 12 Desember 2022.

Korban dipastikan akan mendapatkan bantuan, dan diprediksi akan cair paling lambat pada pekan depan.

Saat ini masih proses review dari petugas.

Baca juga: Derita Warga Jembrana Tinggal 3 Bulan di Tenda Darurat, Hujan Air Masuk, Musim Panas Kepanasan

Baca juga: 10 KK Terdampak Banjir Bandang di Jembrana Bali Direlokasi ke Tenda Darurat 

Ilustrasi - BPBD Jembrana mengakui telah berkomunikasi, dengan Pemprov Bali melalui BPBD Provinsi Bali, terkait bantuan biaya stimulan kepada korban rumah ambruk di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Senin 12 Desember 2022.

Korban dipastikan akan mendapatkan bantuan, dan diprediksi akan cair paling lambat pada pekan depan.

Saat ini masih proses review dari petugas.
Ilustrasi - BPBD Jembrana mengakui telah berkomunikasi, dengan Pemprov Bali melalui BPBD Provinsi Bali, terkait bantuan biaya stimulan kepada korban rumah ambruk di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Senin 12 Desember 2022. Korban dipastikan akan mendapatkan bantuan, dan diprediksi akan cair paling lambat pada pekan depan. Saat ini masih proses review dari petugas. (pexels)

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, bantuan biaya stimulan untuk korban rumah ambruk di Kecamatan Jembrana ini, segera direalisasikan.

Namun, saat ini masih proses review dari petugas.

Agus juga mengakui, kepastian tersebut setelah dirinya berkomunikasi dengan BPBD Provinsi Bali.

Bantuan biaya stimulan tersebut, paling lambat akan diberikan pada 20 Desember 2022 mendatang.

"Kita sudah komunikasi dengan provinsi, sudah dipastikan dibantu.

Paling lambat tanggal 20 ini (Desember) diberikan," kata Agus Artana, Senin 12 Desember 2022.

Sebuah tenda darurat Kementerian Sosial berwarna biru, tampak masih berdiri di lahan kosong milik warga di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Minggu 11 Desember 2022.
Sebuah tenda darurat Kementerian Sosial berwarna biru, tampak masih berdiri di lahan kosong milik warga di Banjar Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Minggu 11 Desember 2022. (Coco)

Dia menuturkan, upaya bantuan bedah rumah tersebut, sebenarnya sudah diusulkan di daerah.

Namun, karena tak memenuhi syarat akhirnya diusulkan melalui Pemerintah Provinsi Bali untuk memeroleh biaya stimulan.

"Kan kasian juga mereka lama-lama di tenda darurat tersebut.

Kami harap warga bersabar, karena harus ada proses yang dilalui," ujarnya.

Selain rumah ambruk, kata dia, korban yang rumahnya kebakaran di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, juga bakal diberikan bantuan biaya stimulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved