Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Natal dan Tahun Baru

Libur Tahun Baru 2023 Okupansi Hotel di Bali Naik 100 Persen

Jumlah wisatawan yang membludak datang ke Bali membuat tingkat okupansi naik hingga 100 persen usai pandemi Covid-19 jelang Tahun Baru 2023.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Kartika Viktriani
ist
Ilustrasi sejumlah Hotel di Kawasan The Nusa Dua - Jumlah wisatawan yang membludak datang ke Bali membuat tingkat okupansi naik hingga 100 persen usai pandemi Covid-19 jelang Tahun Baru 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jumlah wisatawan yang membludak datang ke Bali membuat tingkat okupansi naik hingga 100 persen usai pandemi Covid-19.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, Yoga Iswara menyebutkan, okupansi hotel di daerah-daerah vital di Bali sudah mencapai kisaran 90-100 persen.

Ini menunjukkan geliat pariwisata Bali beranjak positif. 

“Okupansi tahun baru di area Sanur, Ubud, Seminyak, Canggu, Jimbaran dan Nusa Dua sudah mencapai sekitar 90-100 persen. Rata-rata sudah penuh okupansinya,” jelasnya pada, Sabtu 31 Desember 2022. 

Salah seorang pengelola resort di kawasan Ubud, Gianyar, I Nyoman Prabawa, juga mengaku pada 30 Desember hingga 1 Januari okupansi sudah mendekati angka 90 persen. 

Regional Director of Operations and General Manager SereS Springs Resort & Spa Singakerta ini mengatakan, asal wisatawan didominasi oleh mancanegara. 

“Di resort kami, wisatawan asing masih mendominasi tingkat hunian sekitar 60-70 persen sedangkan domestik sekitar 30-40 persen,” jelas, Nyoman Prabawa.

Demikian dia mengatakan, pihaknya menawarkan paket-paket menarik dalam moment Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

Seperti harga spesial untuk paket liburan dua malam. Termasuk pula harga spesial gala diner yang disertai hiburan tarian dan musik tradisional. 

Baca juga: 4 Rekomendasi Event Besar Festival Musik dan Pesta Kembang Api Rayakan Tahun Baru 2023 di Bali

Lebih lanjut, terkait jumlah kedatangan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama masa Posko Terpadu sejak dibuka pada 19 Desember 2022 dan nanti diakhiri pada 3 Januari 2023, total jumlah penumang baik domestik maupun internasional adalah 624.925 orang atau rata-rata per hari 56.811 orang.

Dari jumlah tersebut penumpang domestik sebanyak 329.281 dan penumpang internasional sebanyak 294.944.

“Pada periode tersebut, kami melayani 3.776 pergerakan pesawat. Dimana 2.265 adalah domestik dan 1.511 internasional,” sebut General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan.

Sementara untuk permintaan penambahan penerbangan yang terealisasi tercatat sebanyak 363 extra flight yang berasal dari Jakarta, Surabaya, Lombok dan Singapura dan Kuala Lumpur.

(*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved