Pilpres 2024

Pilpres 2024 Diprediksi Akan Hadirkan 4 Poros Koalisi, FDS UI: Akibat dari Dinamika Politik 2022

FDS UI Research & Consulting memprediksi Pilpres 2024 mendatang sangat mungkin untuk diisi oleh 4 poros koalisi

Kompas.com
Foto kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Pilpres 2024 Diprediksi Akan Hadirkan 4 Poros Koalisi, FDS UI: Akibat dari Dinamika Politik 2022 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - FDS UI Research & Consulting memprediksi Pilpres 2024 mendatang sangat mungkin untuk diisi oleh 4 poros koalisi.

4 poros koalisi ini diprediksi akan sangat berpengaruh dalam pencalonan Presiden 2024 mendatang yang sampai saat ini masih belum jelas.

FDS UI Research & Consulting ,menjelaskan, 4 poros koalisi ini menjadi sangat mungkin terjadi akibat dari dinamika politik sepanjang tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam rilis akhir tahun 2022 tentang Informasi Digital Peta Kandidasi Pilpres 2024, Jumat 30 Desember 2022 lalu.

Baca juga: Duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto Mungkin jadi Pilihan, Agung: Sangat Mungkin Terealisasi

Dalam rilisnya, CEO FDS UI Research & Consulting Rulli Nasrullah memprediksi bahwa akan ada empat poros koalisi pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu berdasarkan dinamika peta politik Indonesia sepanjang 2022.

“Peta politik Pilpres 2024 Indonesia berdasarkan dinamika selama tahun 2022 akan berpotensi terbagi menjadi empat poros,” kata Rulli Nasrullah, Jumat 30 Desember 2022.

Lebih jauh Rulli mengatakan keempat poros itu di antaranya Koalisi Indonesia Bersatu yang dimotori Golkar, PAN, dan PPP.

Poros Kebangkitan Indonesia Raya yang dibentuk Gerindra dan PKB.

Adapun PDIP sebagai satu-satunya parpol parlemen yang sudah memenuhi ambang batas untuk mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden sendiri tanpa perlu berkoalisi dengan parpol lain.

Baca juga: Relawan Ganjar Ciptakan Lagu Berjudul ‘Bersama Rambut Putih’, Bentuk Dukungan untuk Ganjar Pranowo

Kemudian yang keempat adalah Poros Perubahan yang beranggotakan Nasdem, Demokrat, dan PKS.

Adapun FDS UI Research & Consulting berawal dari kelompok diskusi yang didirikan beberapa akademisi dan praktisi muda di bidang komunikasi dan politik dari beberapa kampus ternama di Indonesia pada tanggal 23 September 2016.

FDS UI Research & Consulting sendiri memiliki kemampuan melakukan pemantauan digital maupun riset langsung di lapangan, menentukan strategi branding dan komunikasi yang tepat sesuai dengan karakter kandidat, peta kompetisi, dan karakteristik daerah masing-masing, maupun mewujudkannya dalam bentuk eksekusi di lapangan dan di udara.

Data percakapan didapatkan dari unggahan publik pada berbagai kanal media sosial, yaitu facebook, instagram, twitter, dan youtube, blog, serta kanal news atau portal pemberitaan, di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved