Berita Buleleng

Buntut Kecelakaan di Desa Pancasari Buleleng, Polisi Tetapkan Sopir Bus Sebagai Tersangka

Aparat kepolisian Polres Buleleng menetapkan Nyoman Putrawan (50) sebagai tersangka atas kasus kecelakaan yang menewaskan tiga penumpang

Istimewa
Bus angkutan umum DK 7261 VN terlibat kecelakaan di Jalur Singaraja-Denpasar, Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng hingga menewaskan tiga penumpang. Sopir bus resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (2/1) 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Aparat kepolisian Polres Buleleng menetapkan Nyoman Putrawan (50) sebagai tersangka atas kasus kecelakaan yang menewaskan tiga penumpangnya, di jalur Singaraja-Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Senin 2 Januari 2022.


Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya mengatakan, dari hasil gelar perkara, penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup bahwa peristiwa kecelakaan itu dipertanggungjawabkan Nyoman Putrawan.

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi LPD Anturan Buleleng, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Arta Wirawan

Untuk itu kasus kecelakaan ini pun telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. 


Dalam waktu dekat imbuh AKP Sumarjaya, penyidik akan membuat administrasi rencana penyidikan serta pemanggilan resmi kepada saksi-saksi yang mengetahui dan melihat langsung peristiwa tragis tersebut.

Dari hasil penyidikan itu nantinya polisi juga akan menentukan pasal apa yang disangkakan terhadap pria asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng itu. 

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Maut Buleleng Bertambah 2, Astari Sibuk Main Ponsel Saat Mini Bus Ngebut


Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Nyoman Putrawan belum dilakukan penahanan oleh polisi. Saat ini ia hanya dikenakan wajib lapor.

"Nanti setelah pemeriksaan saksi, ditemukan bukti yang cukup penyidik akan melakukan langkah-langkah sesuai kewenangannya, apakah akan ditahan atau seperti apa," terangnya. 


Seperti diketahui, kecelakaan terjadi di , di jalur Singaraja-Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada Selasa (27/12) siang.

Baca juga: 65 Pengguna Narkotika Direhab BNNK Buleleng Bali, Sisanya Jalani Rawat Jalan

Bus angkutan umum DK 7261 VN yang dikemudikan oleh Nyoman Putrawan (50) mengangkut 12 orang penumpang. 


Bus itu datang dari arah selatan menuju ke utara (Buleleng).

Setibanya di TKP, bus berniat untuk menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun nahas saat hendak menyalip itu, muncul truk hino dengan nomor polisi DK 8805 AN yang dikemudikan oleh Hamdan (62) warga asal Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng dari arah yang berlawanan. 

Baca juga: Pemkab Buleleng, Bali Diberi Batas Waktu Tiga Bulan Untuk Tangani Rabies oleh Kemenkes RI


Sopir bus pun langsung membanting stirnya ke arah kiri. Namun sayang  kecelakaan tak dapat dihindarkan.

Bagian tengah bus menabrak bagian depan truk hingga terbalik.

Korban Ketut Soma yang saat itu duduk di sebelah kanan (bangku kedua,red) tewas di lokasi kejadian.

Selain itu Ihda Niswafus Soliha (17) bersama neneknya Bahriah (67) warga asal Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng juga dinyatakan meninggal dunia, saat sempat menjalani perawatan beberapa menit di IGD RSUD Buleleng. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved