Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Angin Kencang di Bali

Angin Kencang di Bali, Penyebrangan Fastboat di Padang Bai Sempat Tertunda

Angin kencang yang melanda Kab. Karangasem sejak pergantian tahun baru berimbas ke penyebrangan fastboat yang tertunda.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Saiful Rohim
Penumpang fastboat tujuan Gili Terawangan menunggu antrean di Dermaga Pelabuhan Padang Bai, Kec. Manggis, Selasa 3 Januari 2023. 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Angin kencang yang melanda Kab. Karangasem sejak pergantian tahun baru berimbas ke penyebrangan fastboat.

Satu diantaranya fastboat tujuan Padang Bai - Gili Terawangan, Amed - Gili Terawangan, serta Padang Bai - Nusa Penida, Kab. Klungkung.

Kepala Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Luh Putu Eka Suyasmin, mengatakan, penyebrangan fastboat sementara dibuka tutup pada Senin 2 Januari 2022, penyebrangan fastboat ditutup  sehari karena  cuacanya ekstrem dekat Gili Terawangan & Pelabuhan Pemanang.

"Senin (2 Januari 2023) cuaca sangat ekstrem dekat Pelauhan Pemenang dan Gili Terawangan, Lombok Utara. Penyebrangan fastboat terpaksa ditutup sementara," kata Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Selasa 3 Januari 2023.

Penyebrangan fastboat kembali dibuka, Selasa 3 Januari 2023 pagi hari, dikarenakan cuaca bersahabat.

Dan kembali ditutup saat siang hari laantaran cuaca berubah-ubah.

"Tadi sudah beroperasi. Tetapi sifatnya kondisional. Tergantung gelombang ditengah laut,"tambah  Suyasmin. 

Data dihimpun di lapangan, trip penyebrangn fastboat saat pagi capai 10 kali, dan 1 kali ke Nusa Penida.

Penumpang yang menyebrangan rata - rata wisatawan  mancanegara.

Tujuannya yakni ke Gili Terawangan, NTB.

Baca juga: Delapan Kejadian Pohon Tumbang Hingga Baliho Timpa Mobil Akibat Angin Kencang di Tabanan, Bali

Fastboat yang layani penyebrangan mncapai 11 unit perhari.

Grafik jumlah  penumpang fastboat yang menyebrang dari  Padang Bai menuju  Gili Terawangan  meningkat. 

Perharinya bisa mencapai angka sekitar 1.200  - 1.500 orang.

Diharapkan jumlah penumpang terus meningkat, dan cuaca sekitar Selat Lombok kembali bersahabat seperti lagi.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved