Berita Klungkung

Wisatawan Sering Membandel, Petugas Balawista Disiagakan di 3 Destinasi Wisata di Nusa Penida

Wisatawan Sering Membandel, Petugas Balawista Disiagakan di 3 Destinasi Wisata di Nusa Penida

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pantai Kelingking di Desa Bungamekar, Nusa Penida mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik, Sabtu (29/11/2020). Peningkatan kunjungan mulai terasa dalam dua bulan terakhir. 

SEMARAPURA,TRIBUNBALI- Pemkab Klungkung berencana menyiagakan petugas Balawista di 3 destinasi pantai terpopuler di Nusa Penida. Hal ini untuk mengantisipasi wisatawan bandel yang nekat berenang, saat kondisi cuaca buruk di destinasi pantai tersebut.

Ada tiga pantai yang menjadi perhatian khusus Dinas Pariwisata Klungkung, yang dianggap sangat berbahaya untuk aktivitas berenang, terutama saat cuaca buruk. Destiansi tersebut yakni Pantai Diamond di Desa Pejukutan, dan Pantai Angle Billabing dan Pantai Klingking di Desa Bungamekar.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Klungkung, untuk mendata pantai-pantai yang butuh pengamanan lebih, terutama dalam kondisi cuaca buruk saat ini.Dari identifikasi awal, ada 3 objek pantai yang perlu dilakukan pengamaman lebih karena dianggap sangat berbahaya untuk aktivitas berenang, yakni Pantai Diamond, Pantai Klingking, dan Pantai Angel Billabong," ujar Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati, Senin (16/1/2023).

Sementara pengamanan difokuskan di tiga pantai itu, dengan menyiagakan petugas balawista yang ada di Nusa Penida. Saat ini ada 5 petugas balawista di Nusa Penida yang bisa ditugaskan untun menjaga 3 pantai yang terkenal memiliki ombak besar.

Menurutnya ditempatkanya petugas balawista ini sangat penting, untuk melarang wisatawan nekat berenang di 3 pantai tersebut, terutama ketika cuaca buruk. Walaupun di destinasi itu sebenarnya sudah dipasang papan peringatan bahaya berenang.

"Karena sering juga ada wisatawan membandel, nekat berenang walau sudah ada papan peringatan. Ini lah yang nanti menjadi petugas balawista, agar bisa melarang wisatawan yang nekat berenang dan mengabaikan keselamatan," jelas Made Sulistiawati.

Selain petugas Balawista, menurutnya para pemandu wisata juga memiliki kwajiban untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan tamunya.

"Pemandu wisata juga yang berikan arahan ke tamunnya, untuk tidak berenang dan mebahayakan diri sendiri saat berwisata di Nusa Penida.. Pada intinya keselamatan wisatawan ini peran serta bersama," jelas Sulistyawati.

Sementara itu tuga destinasi itu juga saat ini masib minim papan peringatan. Sehingga kedepan papan peringatan bahaya berenang akan ditambah lagi di tiga destinasi wisata tersebut. Termasuk penambahan bahaya di titik-titik lokasi yang ombaknya berbahaya.

"Kami identifikasi dulu dengan BPBD Klungkung, nanti penambahan sarana prasarana (papan peringatan) nanti akan kami siapkan, dan disesuaikan dengan kondisi anggaran nanti," terang Sulistyawati. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved