Piala Dunia U20

Shin Tae-yong Tancap Gas Siapkan Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala Dunia U20 2023

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkap agendanya usai gagal di Piala AFF 2022.

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sedang memantau para pemainnya bertanding dalam laga leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 6 Januari 2023. 

Shin Tae-yong Tancap Gas Siapkan Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala Dunia U20 2023

TRIBUN-BALI.COM - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkap agendanya usai gagal di Piala AFF 2022.

Dalam tulisannya di Naver.com, Shin Tae-yong akan langsung mempersiapkan Timnas Indonesia U20 jelang Piala Dunia U20 2023.

Pelatih asal Korea Selatan itu pun menyebut akan melangsungkan persiapan pada bulan Februari 2023 usai dirinya kembali ke Indonesia.

"Setelah liburan singkat, mulai 1 Februari, kami akan mulai mempersiapkan Piala Dunia U20 2023," tulis Shin Tae-yong.

Lebih lanjut, ia pun berkeinginan untuk membawa skuad Garuda Nusantara mendapatkan hasil terbaik.

Dengan persiapan yang matang, Shin Tae-yong yakin Marcelino dkk bisa mendapatkan kemenangan.

Dukungan Timnas Indonesia U20 sebagai tuan rumah juga menjadi alasan kuat coach Shin yakin timnya bisa menang.

Baca juga: Persiapan Menyambut Piala Dunia U20 2023, Stadion Gelora Bung Tomo Dalam Status Siap Pakai

"Indonesia adalah negara tuan rumah. Ini adalah turnamen di mana Marcelino, yang mencetak gol dengan mengenakan nomor punggung 6 di Piala AFF, akan berpartisipasi."

"Indonesia mempersiapkan dan memperhatikan kompetisi ini di tingkat nasional. Saya akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi harapan tersebut."

Sebagai informasi, Shin Tae-yong saat ini sedang kembali ke Korea Selatan untuk istirahat sejenak pasca gelaran Piala AFF 2022.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Dirtek PSSI, Indra Sjafri berbincang di tengah rintik hujan jelang latihan di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Januari 2023.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Dirtek PSSI, Indra Sjafri berbincang di tengah rintik hujan jelang latihan di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Januari 2023. (Tribunnews/Alfarizy)

Usai gagal membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF 2022, belum diketahui bagaimana nasib Shin Tae-yong ke depannya hingga saat ini, Senin 16 Januari 2023.

Direktur teknik Timnas Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan keputusan apakah STY tetap lanjut atau tidak, masih akan didiskusikan.

Tapi, jika membaca tulisan Shin Tae-yong dalam laman Never.com, Timnas Indonesia kemungkinan tetap akan menggunakan tenaga pelatih berusia 52 tahun itu.

Apabila tetap dipercaya sebagai pelatih, Shin Tae-yong yakin Indonesia akan menjadi negara dengan sepak bola maju.

Dia sudah melihat progres Timnas Indonesia, meski gagal di Piala AFF 2022, skuad Garuda (di semua level umur) akan terus tumbuh dan menjadi lebih kuat.

"Sakit kali ini, tapi Indonesia tetap tumbuh. Saya, serta para pemain kami, akan mengatasi rasa sakit dan kembali lebih kuat."

Kata Shin Tae-yong Soal Performa Witan Sulaeman

Usai gagal di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong pun buka-bukan terkait dengan performa anak asuhnya lewat Naver.

"Yang Palinng Percaya, Menyusut" tulis Shin Tae-yong seperti dikutip BolaSport.com dari Naver.

Dalam tulisan tersebut, juru taktik asal Korea Selatan itu menyoroti menurunnya performa para pemain yang paling diandalkan.

Salah satunya winger timnas Indonesia, Witan Sulaeman dalam laga kontra Thailand di fase grup.

Pemain klub Liga Slovakia, AS Trencin membuat blunder fatal yang tidak bisa dilupakan Shin Tae-yong.

"Dia adalah pemain paling menentukan di tim kami dan pemain yang paling saya percayai, jadi saya merasakan peluang golnya," tulisnya.

"Saya melihat tembakan itu melenceng dari tiang gawang, saya berpikir, 'Apa yang sedang terjadi?' Padahal, hal semacam ini akan diawasi di masa depan dan tidak akan terlihat."

Peluang emas Witan Sulaiman dalam laga melawan Thailand tepatnya terjadi pada menit ke-39.

Baca juga: Bertemu Persib Bandung di Liga 1, Madura United Dipastikan Temui Malaikat yang Tak Pernah Ditemui

Berawal dari kesalahan kiper Kittipong Phodthawchuek yang menendang bola membentur Witan.

Penyerang berusia 21 tahun itu kemudian mengejar bola yang bergerak ke kotak penalti Thailand.

Melihat gawang Thailand yang kosong ditinggal Kittipong, Witan melepaskan sepakan kaki kiri.

Namun bola tendangan Witan ke gawang kosong itu menyamping tipis di sisi kanan.

Shin Tae-yong yang melihat peluang terbaik itu sirna seketika langsung terjatuh lemas.

Kendati tidak bisa melupakan kejadian tersebut, namun Shin Tae-yong memilih tidak menyalahkan Witan.

Menurut dia, blunder fatal seperti itu sudah lazim terjadi dalam ajang turnamen besar.

Shin Tae-yong menyadari anak asuhnya masih memiliki sejumlah kekurangan, terutama dala hal mental.

"Saya tidak mengkritik Witan, saya masih percaya padanya karena hal ini sering terjadi di turnamen. Masalahnya para pemain, termasuk Witan, kehilangan ketegasan, performa, dan kepercayaan diri mereka," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di SuperBall.id dan BolaSport.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved