Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Semester 2 Ayo Berlatih 10.1 Halaman 279 280: Peluang Empirik

Simaklah berikut ini kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 Ayo Berlatih 10.1 halaman 279 280 tentang Peluang Empirik.

Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
Kolase/Researchgate
Simaklah kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 Ayo Berlatih 10.1 halaman 279 280 tentang Peluang Empirik. 

TRIBUN-BALI.COM – Simaklah berikut ini kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 Ayo Berlatih 10.1 halaman 279 280 tentang Peluang Empirik.

Kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 halaman 279 280 ini, sesuai dengan buku matematika kelas 8 semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi 2018 Bab 10 tentang Peluang.

Pada kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 Ayo Berlatih 10.1 halaman 279 280 yang diberikan, akan membahas sebanyak 5 butir soal essai, mulai dari nomer 1 hingga 5.

Daripada itu, kunci jawaban matematika kelas 8 Ayo Berlatih 10.1 pada halaman 279 280 ini juga telah dilengkapi dengan pembahasan.

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Semester 2 Uji Kompetensi 9 Halaman 269 270: Statistika

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Semester 2 Uji Kompetensi 9 Halaman 267 268: Statistika

Tribunnews.com tidak bertanggung jawab dalam perbedaan jawaban pada kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 Ayo Berlatih 10.1 halaman 279 280.

Diharapkan kepada adik-adik kelas 8 SMP untuk coba mengerjakan secara mandiri terlebih dahulu, sebelum melihat ke kunci jawaban yang sudah disediakan.

Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Ayo Berlatih 10.1 Halaman 279 280

Nomer 1-5

kunci jawaban Matematika kelas 8 halaman 279 semester 2, bagian Ayo Kita Berlatih 10.1 soal nomor 1 dan 2:

1. Suatu ketika Rohim merencanakan untuk menemui dua teman lamanya Wachid dan Dani. Rohim bingung untuk memutuskan teman manakah yang akan ditemui lebih dahulu. Dia memutuskan “Jika saya mendapati lampu merah pada rambu lalu lintas di depan, saya akan menemui Wachid lebih dahulu. Jika selain itu, saya akan menemui Dani lebih dahulu”. Lampu merah menyala selama 30 detik, lampu hijau menyala selama 27 detik, dan lampu kuning menyala selama 3 detik. Ketiga warna lampu tersebut berganti warna secara bergantian. Berikan komentar kalian, apakah cara yang digunakan Rohim tersebut fair atau tidak.

Jawaban:

Cara yang digunakan Rohim tersebut fair.

Penjelasan:

- Merah = 30 detik (Wachid)

- Hijau = 27 detik (Dani)

- Kuning = 3 detik (Dani)

Rohim akan menemui Wachid jika menemui lampu merah yang diketahui menyala selama 30 detik.

Jika selain warna merah, Rohim akan menemui Dani terlebih dahulu.

Diketahui lampu rambu lalu lintas selain merah adalah hijau dan kuning, yang mana lampu hijau menyala selama 27 detik, dan lampu kuning menyala selama 3 detik.

Jika dijumlahkan, lama lampu hijau dan kuning menyala selama 30 detik, sama seperti lamanya lampu merah menyala.

Sehingga cara yang digunakan Rohim tersebut fair.

2. Jelaskan di antara benda-benda berikut yang bisa digunakan untuk memutuskan suatu hal yang melibatkan dua orang secara fair. Jika bisa jelaskan penyebabnya. Jika tidak bisa bagaimana caranya agar fair?

a. Koin (sisi angka dan gambar).

b. Kantong berisi 3 kelereng berbeda warna.

c. Dadu (6 sisi).

d. Kantong berisi 8 kelereng berwarna berbeda.

e. Spinner dengan 12 bagian (juring dengan ukuran sama, tetapi warna berbeda).

Jawaban:

a. Koin

Koin memiliki 2 sisi yang tidak sama, dapat digunakan secara fair karena peluangnya adalah P = n : s = 1/2.

b. Kantong berisi 3 kelereng.

P = n : s = 1/3

Tidak bisa.

c. Dadu 6 sisi.

Fair jika setiap pemain memilih 3 angka dalam 6 mata dadu tersebut.

Maka n = 3.

P = n : s = 3/6 = 1/2.

Pemain pertama dapat memilih bilangan ganjil dan pemain kedua dapat memilih bilangan genap atau aturan lainnya.

d. Kantong berisi 8 kelereng.

Bisa jika setiap pemain memilih 4 kelereng dari 8.

Maka P = n : s = 4/8 = 1/2.

e. Spinner dengan 12 bagian.

Bisa jika setiap pemain memilih 6 dari 12 pilihan.

Maka P = n : s = 6/12 = 1/2.

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Semester 2 Uji Kompetensi 9 Halaman 265 266: Statistika

3. Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu, kemudian mencatatnya sebagai berikut. (pada buku)

a. Berapa kali Eva melakukan percobaan penggelindingan dadu?

Jawaban:

Total penggelindingan dadu = 2 + 4 + 6 + 7 + 5 +  3

Total penggelindingan dadu = 27

Jadi, percobaan penggelindingan dadu yang dilakukan Eva adalah 27 kali.

b. Eva mengatakan “jika saya menggelindingkan dadu sekali lagi, maka peluang munculnya mata dadu 3 lebih besar dari pada mata dadu 4”. Setujukah kalian dengan perkataan Eva tersebut? Jelaskan.

Jawaban:

- Cari peluang munculnya mata dadu 3

peluang muncul mata dadu 3 = (total muncul mata dadu 3) / ( total penggelindingan dadu

peluang muncul mata dadu 3 = 6/27

- Cari peluang munculnya mata dadu 4

peluang muncul mata dadu 4 = (total muncul mata dadu 4) / ( total penggelindingan dadu

peluang muncul mata dadu 4 = 7/27

Berdasarkan perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa peluang muncul mata dadu 4 lebih besar dibandingkan peluang munculnya mata dadu 3.

c. Dengan menggunakan dadu yang sama dengan Eva, Evi melakukan percobaan menggelindingkan dadu sebanyak 6 kali. Bagaimanakah kemungkinan di antara 6 percobaan tersebut hasilnya mata dadu 3?

Jawaban:

- Jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama:

Jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan

Jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 6

Jumlah muncul mata dadu 3 = 4/3

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 6 kali percobaan adalah 1 kali.

d. Andaikan Evi melakukan percobaan sebanyak 18 kali, berapakah perkiraan kalian hasilnya adalah mata dadu 3?

Jawaban:

- Jumlah munculnya mata dadu 3 dengan peluang yang sama:

Jumlah muncul mata dadu 3 = peluang muncul mata dadu 3 x jumlah percobaan

Jumlah muncul mata dadu 3 = 6/27 x 18

Jumlah muncul mata dadu 3 = 4

Jadi, kemungkinan munculnya mata dadu 3 dalam 18 kali percobaan adalah 4 kali.

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 267, Uji Kompetensi 9: Statistika

4. Suatu ketika guru matematika mengadakan seleksi siswa untuk mewakili sekolah Cendekia. Siswa yang bisa dikirimkan hanya siswa kelas VII. Beliau memutuskan untuk memilih 3 orang dari tiap-tiap kelas VII paralel yang ada di sekolah. Berikut disajikan data jumlah siswa dalam kelas VII.

a. Berikan komentar kalian, apakah cara yang dilakukan guru matematika tersebut fair?

Jawaban:

Untuk mengetahui apakah pemilihan yang dilakukan oleh guru matematika tersebut adil atau tidak, kita perlu mencari peluang yang ada di masing-masing kelas untuk dapat terpilih mengikuti seleksi dengan cara sebagai berikut:

Peluang kelas VII A = (jumlah siswa terpilih) / (jumlah murid kelas VII A)

Peluang kelas VII A = 3/30

Peluang kelas VII B = (jumlah siswa terpilih) / (jumlah murid kelas VII B)

Peluang kelas VII B = 3/35

Peluang kelas VII C = (jumlah siswa terpilih) / (jumlah murid kelas VII C)

Peluang kelas VII C = 3/36

Peluang kelas VII D = (jumlah siswa terpilih) / (jumlah murid kelas VII D)

Peluang kelas VII D = 3/29

Peluang kelas VII E = (jumlah siswa terpilih) / (jumlah murid kelas VII E)

Peluang kelas VII E = 3/20

Sehingga peluang untuk masing masing kelas adalah 3/30 untuk kelas VII A, 3/35 untuk kelas VII B, 3/36 untuk kelas VII C, 3/29 untuk kelas VII D, dan 3/20 untuk kelas VII E.

Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa peluang yang dimiliki anak dari masing-masing kelas VII untuk dapat terpilih mengikuti seleksi cendekia sekolah berbeda-beda, sehingga dapat disimpulkan bahwa cara pemilihan tersebut tidak fair atau tidak adil.

b. Andaikan kalian sangat ingin lulus seleksi. Dan kalian bisa memilih ikut seleksi di kelas mana saja. Manakah kelas yang kalian pilih? Mengapa kelas itu yang kalian pilih?

Jawaban:

- Urutkan terlebih dahulu peluang murid di setiap kelas untuk terpilih seleksi menjadi cendekia sekolah:

Peluang kelas VII A = 3/30

Peluang kelas VII B = 3/35

Peluang kelas VII C = 3/36

Peluang kelas VII D = 3/29

Peluang kelas VII E = 3/20

- Urutkan nilai pecahan dari yang terkecil ke yang terbesar:

3/36, 3/35, 3/30, 3/29, 3/20  

Sehingga, kelas yang memilki peluang terbesar adalah kelas dengan peluang 3/20 yakni kelas VII E

Jadi, apabila daat memilih kelas maka akan memilih kelas VII E karena memiliki peluang terbesar untuk terpilih mengikuti seleksi.

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 266, Uji Kompetensi 9: Statistika

5. Dalam suatu percobaan penggelindingan dadu (mata dadu 1, 2, 3, 4, 5, dan 6) sebanyak 1 kali, tentukan:

a. kejadian muncul mata dadu antara 1 sampai 6

Jawaban:

Kejadian muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1/6 x 6 = 1.

Dimana berarti dalam 1 kali penggelindigan peluang muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, 6 adalah 1, dengan kata lain salah satu dari mata tersebut pasti akan muncul dalam setiap percobaan penggelindingan dadu.

b. kejadian muncul mata dadu 7

Jawaban:

Karena tidak ada mata dadu 7 dalam sebuah dadu yang dinyatakan dalam soal, maka peluangnya adalah 0 atau jumlah mata dadu = 0.

c. kejadian muncul mata dadu 5

Jawaban:

Kejadian muncul mata dadu 5 adalah 1/n = 1/6.

*) Disclaimer:

- Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 279 Semester 2, Ayo Kita Berlatih 10.1: Peluang Empirik dan Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Halaman 280 Semester 2, Ayo Kita Berlatih 10.1: Peluang Empirik. (*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved