Berita Denpasar
SRC Tampil di Gema Tridatu, Bangkitkan UMKM Kota Denpasar Lebih Tertata dan Terkelola
SRC Tampil di Gema Tridatu, Bangkitkan UMKM Kota Denpasar Lebih Tertata dan Terkelola
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gema Tridatu (Gelar Pameran Bersama Industri dan Perdagangan Bermutu) yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bersama Dekranasda Kota Denpasar dan di-organizedoleh L3 Event Organizer ini menjadi peluang sektor-sektor swasta dan UMKM untuk meningkatkan roda perekonomian.
Ruang promosi ini dimanfaatkan puluhan pelaku usaha, termasuk salah satunya adalah Sampoerna Ritel Community (SRC) yang merupakan komunitas toko-toko kelontong yang dibina secara profesional dan mandiri oleh Sampoerna.
“SRC ini adalah toko-toko kelontong binaan Sampoerna, kami memberikan bimbingan khusus untuk mengangkat UMKM di Denpasar dan sekitarnya, bedanya kami ada konsep Dekat, Hemat dan Bersabhabat, serta Rapi, Bersih, Terang , yang lain banyak penataan kurang bagus, kami bimbing, menonjolkan ciri khas SRC dinding garis merah abu-abu sebagai tanda toko keontong binaan,” kata Tim SRC, Elbert saat dijumpai Tribun Bali, dalam acara pembukaan, di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, pada Kamis 16 Februari 2023.
Lanjutnya, ada tiga program ungggulan di SRC yakni Pojok Lokal, Pojok Bayar dan Pojok Khusus Private.
“Pojok Lokal iniuntuk meningkatkan UMKM di sekitar toko kelontong ini menjajakan produk-produknya, ada Pojok Bayar yang berisi produk produk digital untuk bayar pulasa dan sebagainya, kemudian, Pojok Khusus Private menyediakan kopi, air mineral, sabun cuci tangan, tissue yang ditata sedemikian rupa,” tuturnya.
Pelaksanaan Gema Tridatu ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bersama Dekranasda Kota Denpasar.
Sebanyak 20 IKM/UKM terlibat dalam acara yang berlangsung dari Rabu 16 Februari hingga Minggu 19 Februari 2023 di Selasar Rumah Belanja Denpasar yang berlokasi di Gedung Dharma Negara Alaya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Pemkot Denpasar sudah mempersiapkan lokasi khusus untuk para UMKM memamerkan dan menjual karyanya di Pasar Kumbasari yang rencananya ditempati akhir tahun 2023.
Di Pasar Kumbasari ini akan dihadirkan 6 komoditi dalam bidang kerajinan, sandang, hingga agro dan saat ini di Kota Denpasar sudah ada sebanyak 4 ribu UMKM.
“Kami di Pemkot konsisten bagiamana membangkitkan ekonomi masyarakat melalui UMKM Dispering digenjot dalma rangka menyambut HUT Pemkot Denpasar, pelaku UMKM astungkara akhir tahun 2023 sudah ada tempat khusus untuk pameran UMKM dilakukan penataan tahap pertama tahap kedua dan terakhir menata bagian dalam, kami terus komunikasi dengan Ddisperindag dipusatkan UMKM tenun kerajinan tangan dipamerkan di Pasar Kumbasari,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan dan memperkenalkan Rumah Belanja kepada masyarakat.
"Kegiatan ini diharapkan sebagai awal yang baik untuk menjadikan Rumah Belanja Denpasar sebagai salah satu tujuan utama wisatawan ketika berkunjung ke Kota Denpasar," katanya.
Selain itu, kegiatan ini dikatakannya juga bertujuan untuk meningjatjan omset pelaku IKM/UKM serta memberikan edukasi terkait peluang bisnis melalui rencana pengembangan Rumah Belanja Denpasar.
"Sesuai arahan Pak Wakil Wali Kota, kita berencana akan mengembangkan Rumah Belanja ke tempat yang lebib luas. Rencananya akan memanfaatkan Pasar Kumbasari," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Toko-kelontong-binaan-SRC-yang-ditampilkan-dalam-ajang-gelaran-Gema-Tridatu.jpg)