Berita Badung
Badung Kembali Gelar Operasi Pasar, Rencana Diadakan 24 Kali Selama 2023
Jelang Hari Raya Nyepi, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, kembali menyiapan kegiatan Operasi Pasar.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Jelang Hari Raya Nyepi, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, kembali menyiapan kegiatan Operasi Pasar.
Operasi pasar ini digelar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Made Widiana membenarkan akan melakukan operasi pasar guna mengantisipasi lonjakan harga.
Baca juga: Rawan Kriminalitas, Polsek Kuta Utara Badung Bali Terus Bwri Rasa Aman Melalui Patroli
Operasi pasar dipandang penting sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.
"Nanti Maret kita buat laksanakan operasi pasar. Untuk pengawasan, kami juga menurunkan tim ke pasar-pasar untuk survei harga. Ini untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan masyarakat terjaga dan merata,"kata Made Widiana, Kamis 23 Februari 2023.
Pihaknya mengaku telah melaksanakan oprasi pasar di 2022, yakni di Pasar Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Pasar Petang, Kecamatan Petang, Areal Parkir Pasar Mengwi, Kecamatan Mengwi, depan Pasar Desa Canggu Kecamatan Kuta Utara, Tragia Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, dan depan Kantor Camat Kuta.
Baca juga: Ketua DPRD Badung Parwata akan Fasilitasi Kegiatan GKPB dan Mahasiswa Muhammadiyah
"Kegiatan ini kami gelar dari 20 Desember hingga 27 Desember lalu. Masyarakat merespons positif kegiatan ini. Oprasi pasar yang kami gelar sama dengan kegiatan pasar murah," ungkapnya.
Sebelumnya Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa mengatakan, akan menggelar operasi pasar pada tanggal 6 dan 7 Maret. Setidaknya, program ini direncanakan sebanyak 24 kali selama 2023.
"Artinya operasi pasar kita ratakan, tiap bulan kita lakukan dua kali operasi pasar. Sementara untuk pasar murah kita jadwalkan dua kali di Maret yaitu tanggal 16 dan 17 Maret," terangnya.
Baca juga: Ketua DPRD Badung Parwata akan Fasilitasi Kegiatan GKPB dan Mahasiswa Muhammadiyah
Selain operasi pasar, Suiasa juga menegaskan akan melaksanakan pasar murah setiap tiga bulan sekali.
Upaya ini sebagai langkah intervensi dalam menjaga gejolak harga.
Langkah ini guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Nyepi di bulan Maret serta nanti ada bulan puasa dan juga Idul Fitri.
Baca juga: DLHK Badung Catat Sampai 7.000 Ton Sampah Yang Menepi Ke Badung Bali Saat Musim Angin Muson
"Pasar murah akan kita gelar setiap 3 bulan sekali. Ini upaya pemerintah dalam intervensi dalam menjaga kestabilan harga dan juga ketersediaan pasokan termasuk kelancaran distribusi," imbuhnya. (*)
Berita lainnya di Operasi Pasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Koperasi-UMKM-dan-Perdagangan-Made-Widiana-32.jpg)