Berita Nasional
Alasan Zainudin Amali Mundur dari Menpora: Tak Adil Bagi Saya Hanya Fokus di Satu Cabor
Berikut ini adalah alasan Zainudin Amali mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
TRIBUN-BALI.COM - Berikut ini adalah alasan Zainudin Amali mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Zainudin Amali menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Kamis 9 Maret 2023.
Dilansir dari Kompas.com, sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan jika Zainudin telah mengajukan permohonan mengundurkan diri secara informal kepadanya.
Terkait dengan hal tersebut, pria kelahiran Gorontalo itu menjelaskan alasanya memutuskan mundur dari jabatan Menpora lantara telah terpilih sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar bulan Februari kemarin.
Ia pun menyebut jika tidak adil bagai dirinya sebagai seorang menteri yang membidangi olahraga hanya fokus di cabang olahraga (cabor) tertentu yakni sepak bola.
"Tentu tidak adil buat saya sebagai Menteri (Pemuda dan) Olahraga yang mengurusi banyak cabor kemudian untuk fokus dan konsentrasi ke (satu) olahraga," kata Zainudin di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 22 Februari.
Dia pun menegaskan bahwa dia sudah meminta izin kepada Presiden Joko Widodo untuk fokus pada tugasnya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI dan sudah diizinkan oleh Jokowi.
Zainudin juga mengaku akan mengirimkan surat pengunduran diri secara formal kepada Presiden, tetapi ia menyebut masih ada tugas yang harus ia selesaikan.
Baca juga: Zainudin Amali Telah Serahkan Surat Pengunduran Diri sebagai Menpora ke Mensesneg Pratikno
"Sudah tunggu saja, tunggu saja, saya menyelesaikan dulu beberapa (tugas) saya, salah satunya F1 Power Boating yang akan saya selesaikan," ujarnya.
Surat Pengunduran Diri Telah Diserahkan ke Mensesneg Pratikno
Adapun surat pengunduran diri tersebut diserahkan Zainudin Amali kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Dilansir dari Kompas.com, Amali menyerahkan surat tersebut pada waktu pagi hari.
"Pagi ini saya baru saja ketemu dengan Pak Mensesneg, saya mengantarkan surat permohonan pengunduran diri saya dari posisi sebagai Menpora," ujar Zainudin.
Meskipun telah menyerahkan surat itu, ia mengatakan jika pengunduran diri itu masih berupa surat sehingga dirinya harus bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Menpora secara resmi.

Lantaran, pada Kamis minggu ini Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.
Kemudian, Zainudin Amali pun dijadwalkan akan bertemu Presiden pada Senin mendatang 13 Maret 2023.
"Memang saya harus akan ketemu dengan Pak Presiden. Ini kan sekarang karena beliau sedang tidak ada maka kemungkinan saya dijadwalkan hari Senin saya akan ketemu dengan Pak Presiden," katanya.
"Jadi teman-teman kan menanyakan kapan saya antar suratnya ya, hari ini, tanggal 9 Kamis saya sudah antarkan," lanjut Amali.
Setelah ini, dirinya menyerahkan perihal keputusan tindak lanjut surat pengunduran diri ke Presiden Jokowi.
"Tinggal tunggu saja. Kan keputusan ada di Bapak presiden, bukan di saya," tegas dia.
Zainudin Amali Jadi Wakil Ketum PSSI
Dilansir dari Tribunnew.scom, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, terpilihnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali diwarnai sejumlah dinamika kontroversial.
Agenda pemilihan Wakil Ketua Umum di KLB PSSI itu sempat diulang karena para pemilik suara mencurigai adanya kecurangan.
Pada pemilihan wakil ketua umum pertama, Zainudin Amali bersama dengan Yunus Nusi terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Pada pemilihan pertama, Zainudin Amali mendapatkan 66 suara sedangkan Yunus Nusi mendapat 63 suara.
Baca juga: Partisipasi Timnas Israel di Piala Dunia U20 2023, ET Sebut Keselamatan Bukan di Tangan PSSI
Kandidat lain calon wakil ketua umum PSSI, Ratu Tisha, hanya mendapat 41 suara.
"Zainudin Amal, 66 (suara) Yunus Nusi 63 dan Ratu Tisha 41," terang PSSI.
"Dengan ini Zainudin Amali dan Yunus Nusi menjadi Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027," sambungnya.
Hasil ini menuai kericuhan yang dipicu protes para voters yang menduga terjadi manipulasi.

Pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI di KLB PSSI di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (16/2/2023) itu akhirnya diulang.
Dilaporkan, hasil pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI memilih Ratu Tisha dan Yunus Nusi sebagai wakil ketua umum.
Hasil pemilihan ulang Wakil Ketua Umum PSSI itu membatalkan pemilihan sebelumnya yang menyatakan Zainudin Amali dan Yunus Nusi menjadi Wakil Ketua Umum PSSI.
Berikut hasil pemilihan ulang Wakil Ketua Umum PSSI:
Ratu Tisha : 54 Suara
Yunus Nusi : 53 Suara
Zainudin Amali : 47 Suara
Belakangan, kabar dari KLB PSSI, dari hasil pemilihan itu, Yunus Nusi menyatakan mundur.
Mundurnya Yunus Nusi membuat Zainudin Amali naik menjadi penggantinya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Adapun untuk kursi ketua umum PSSI, Menteri BUMN Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI usai meraih 64 suara.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menpora Jadi Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali: Nanti Saya Laporkan ke Presiden dan di Kompas.com dengan judul Zainudin Amali Serahkan Surat Pengunduran Diri sebagai Menpora.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.