Berita Badung
Warga Bantu Evakuasi Mobil Bule yang Terperosok di Bibir Pantai Sekeh Kuta Badung
Sering datang ke sini dia dan sudah akrab dengan kita," kata Ketua Kelompok Nelayan Mina Segara Pantai Sekeh, I Wayan Pagi yang juga sempat membantu e
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Viral di media sosial sebuah mobil terperosok di bibir Pantai Sekeh Kuta, Badung, Bali, yang dikendarai oleh seorang WNA ternyata bule tersebut sudah sering datang ke sana untuk bermain jetski.
"Kejadiannya tadi sekitar jam 10.00 WITA dia bawa jetski pribadi. Mobilnya kan 4 WD tapi mungkin rusak atau tidak berfungsi jadi gitu.
Sering datang ke sini dia dan sudah akrab dengan kita," kata Ketua Kelompok Nelayan Mina Segara Pantai Sekeh, I Wayan Pagi yang juga sempat membantu evakuasi mobil tersebut, Kamis 18 Mei 2023.
Ia menambahkan, bulenya dari Rusia kemungkinan sudah lama tinggal di Bali karena sedikit-sedikit bisa berbicara Bahasa Indonesia.
Baca juga: Nenek Mundri Ditemukan Kaku di Tegalan Warga, Pamit Buat Sapu Lidi tapi Tak Kunjung Pulang
Baca juga: Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Pandan Kuta Utara, Terdapat Luka Lebam di Leher Belakang
Nelayan yang ada di situ juga sempat memberikan bantuan dengan alat seadanya, untuk membantu evakuasi mobil milik bule Rusia tersebut.
Namun karena ban depan belakang sisi kanannya terlalu ambles ke dalam pasir, pantai evakuasi sulit dilakukan dan disarankan oleh warga untuk memanggil mobil derek.
"Kita sudah semaksimal mungkin membantunya tapi tidak bisa juga sarankan panggil mobil derek," imbuh Wayan Pagi.
Meskipun sering datang ke sini membawa jetskinya tapi menurutnya ini kali pertama mobilnya terperosok di pasir pantai hingga seperti itu.
"Sebelumnya tidak pernah ada masalah baru ini bermasalah mungkin karena empat rodanya (4WD) tidak bergerak atau berfungsi normal. Kalau 4WD nya normal bergerak dari tadi kita bantu," tambahnya.
Pihaknya pun tidak dapat melarang wisatawan atau pengunjung Pantai Sekeh, untuk mobilnya sampai ke bibir pantai mengingat wilayah milik negara.
"Ini kan wilayah milik negara kami tidak bisa melarang mau mobil atau apapun itu asalkan taat aturan yang ada. Selagi mereka memanfaatkan fasilitas disini pasti ada kontribusi ke kami (belanja di warung, bayar biaya parkir, toilet, dan lain sebagainya) tapi kalau melihat seperti itu kita bantu tanpa memungut biaya," ungkap Wayan Pagi.
Ia menambahkan, sebelumnya juga pernah ada kejadian sama dan sering terjadi selagi mereka datang tidak melanggar aturan dan tidak membuat kekacauan di sini silakan.
"Ini bukan pemandangan baru sering ada juga yang lain, bule juga orang kita (WNI) juga ada. Siapa juga mau dorong sendiri jetski dari parkiran ke bibir pantai dia juga bawa mobil 4WD yang bisa melewati jalanan berpasir atau off-road," ucapnya.
Namun saat sejumlah awak media termasuk jurnalis tribunbali.com yang tengah mendokumentasikan proses evakuasi mobil dibantu warga, bule pemilik mobil yang bawa jetski merasa keberatan dan menegur.
Akhirnya bule itu pun memilih mengevakuasi mobilnya dengan memanggil mobil derek mengingat berbagai cara sudah dicoba agar ban tidak terjebak di dalam pasir.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/xdb-cvgfb-nv-ngvh-mnvgh-mh.jpg)