Safari ke Kampus dan Desa, BNN RI Reduksi Prevalensi Narkoba di Kalangan Anak Muda dan Mahasiswa
Safari ke Kampus dan Desa, Cara BNN RI Mereduksi Prevalensi Narkoba di Kalangan Anak Muda dan Mahasiswa
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, BALI - Kasus temuan brankas narkoba di dalam institusi pendidikan, Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi perhatian khusus Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Dr. Petrus Reinhard Golose untuk mencegah peredaran narkotika di kalangan mahasisa dan anak muda.
Golose menyebutkan kalangan anak muda merupakan market besar peredaran narkotika, bukan hanya di Indonesia saja melainkan di dunia, oleh karena itu sejak tahun 2021 tingkat prevalensi penyalahguna narkoba meningkat di kalangan mahasiswa.
"Di kalangan mahasiswa meningkat dari 1,10 persen prevalensi, tahun 2021 naik jadi 1,38 persen, ini menjadi konsern, saya safari, termasuk minta kepada UNUD (Universitas Udayana) di sini untuk pelaksanaan lomba ini di universitas jadi pesan olahraga, mengingat datang BNN datang mereduksi niat mahasiswa untuk menggunakan narkoba," papar Golose.
"Bukan cuma di Indonesia, di seluruh dunia banyak menimpa anak umur 15 sampai orang dewasa usia 64, tapi paling banyak young people," imbuhnya.
Baca juga: BNN RI Gelar Berbagai Lomba dan Puncak Peringatan HANI 2023 di Bali
Golose juga dengan tegas menyampaikan tidak mentolrerir siapapun yang terlibat dalam bisnis kejahatan narkotika terlebih di Pulau Bali yang menjadi destinasi wisata utama di Indonesia.
"Pulau Bali tidak boleh ada organize crime yang menjadi beking peredaran gelap narkotika pesan ini jelas saya sampaikan untuk negara, tdak ada toleransi, kalau pengguna bisa direhabilitasi, bandar pengedar dibasmi," tegasnya.
D samping itu, menjelang tahun politik Pemilu 2024, Golose juga menginstruksikan jajarannya di BNNP dan BNNK setiap wilayah untuk menyelenggarakan tenis meja di daerahnya.
"Tenis meja ini olahraga merakyat seperti di Bali, bisa digelar di setiap banjar agar BNNP BNNK agar selenggarakan antar kampung, agar di tahun - tahun politik orang main tenis meja, mereduce konflik dan mereduce anak muda daripada menggunakan narkotika, lebih baik olahraga," pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.